Aslamiah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pemberdayaan Guru dan Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Mutu Sekolah di Indonesia Achmad Riduansyah; Syahrani; Muammar; Aslamiah; Celia Cinantya
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.455

Abstract

Pemberdayaan guru merupakan strategi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, dukungan struktural, dan pemahaman kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen kunci pemberdayaan guru—meliputi pemberdayaan psikologis, dukungan struktural, dan otonomi pengajaran—serta pengaruhnya terhadap mutu sekolah melalui studi kepustakaan. Dengan metode analisis konten berbasis teori Rappaport (1981) dan Burns (1978), hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberdayaan psikologis meningkatkan motivasi dan efektivitas guru; (2) dukungan struktural memperluas partisipasi guru dalam pengambilan keputusan, meski terhambat pendanaan; dan (3) otonomi pengajaran mendorong inovasi, tetapi terbatas oleh budaya kerja kurang kolaboratif. Temuan kunci menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berperan sebagai pendorong utama keberhasilan pemberdayaan guru. Implikasi penelitian ini merekomendasikan kebijakan fleksibel, pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah, dan alokasi pendanaan khusus untuk mendukung pemberdayaan guru secara berkelanjutan.
Optimalisasi Kinerja Pamong Belajar dan Tenaga Administrasi Sekolah di SDN Timbung Kabupaten Tapin: Strategi, Hambatan, dan Implikasinya pada Transformasi Digital Dwi Lutfiana Sari; Lia Maulia; Eva Amelia; Syarif Fadilah; Ahmad Suriansyah; Aslamiah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi kinerja pamong belajar dan tenaga administrasi di SDN Timbung, Kabupaten Tapin, serta mengidentifikasi hambatan implementasinya. Studi difokuskan pada sekolah dasar pedesaan dengan tantangan infrastruktur terbatas dan akses teknologi rendah. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, tiga pamong belajar, dan dua tenaga administrasi, observasi partisipatif, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi kinerja dicapai melalui dua strategi utama: (1) pelatihan Pedagogical Content Knowledge (PCK) untuk meningkatkan kreativitas pengajaran, dan (2) penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) guna mempercepat proses administrasi. Kedua intervensi ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan kualitas layanan pendidikan. Namun, implementasi menghadapi kendala seperti keterbatasan perangkat teknologi, koneksi internet tidak stabil, relevansi pelatihan yang kurang sesuai konteks lokal, serta beban kerja tidak seimbang. Simpulan penelitian menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan struktural. Dukungan berkelanjutan berupa peningkatan infrastruktur, pelatihan berbasis kebutuhan, serta redistribusi tugas diperlukan guna memastikan transformasi digital di SDN Timbung berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kinerja Pengawas dalam Pengembangan Sumber Daya Sistem Pendidikan di Era Komputasi Global Noor Khalidah; Muammar; Akhmad Fadhilah; Ahmad Suriansyah; Aslamiah
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 4, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v4i2.457

Abstract

Sistem pendidikan berkualitas memerlukan pengawasan efektif untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia. Penelitian ini menganalisis kinerja pengawas dalam sistem sumber daya pendidikan di Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Metode deskriptif kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan narasumber utama Pengawas SD Koordinator Wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi pengawas—meliputi aspek kepribadian, sosial, dan profesional—dapat dicapai melalui pelatihan berkelanjutan, evaluasi kinerja, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Tantangan utama meliputi komunikasi kurang optimal dan keterbatasan supervisi berbasis kebutuhan. Solusi yang diimplementasikan mencakup prioritisasi supervisi sesuai kebutuhan sekolah, penggunaan laporan daring, dan forum komunikasi rutin untuk menyelaraskan persepsi antara pengawas dan kepala sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa kompetensi pengawas yang didukung strategi inovatif dan teknologi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Implikasi praktis penelitian menekankan pentingnya kolaborasi erat antar pemangku kepentingan, seperti pengawas, kepala sekolah, dan tenaga pendidik, untuk membangun sistem pengawasan adaptif serta menjawab tantangan pendidikan masa depan.