Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN DAYA SAING PRODUK BONTOT MELALUI PERBAIKAN KEMASAN DAN IDENTITAS MEREK PADA MURSANAH PRODUK Nina Nurnaningsih; Arya Praditya; Andrie Hidayat; Destri Astrianingsih
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/w83g3896

Abstract

Bontot merupakan olahan berbahan dasar ikan yang menjadi kuliner khas Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, dan telah diproduksi oleh Mursanah Produk sejak tahun 1991. Walaupun usaha ini telah berjalan cukup lama, masih terdapat sejumlah hambatan dalam aspek identitas merek, kemasan, dan strategi pemasaran. Beberapa di antaranya adalah belum adanya logo, katalog produk yang sudah usang, kemasan polos tanpa label, papan informasi sederhana berbahan kayu, serta belum terdaftar di Google Maps maupun memiliki akun e-commerce. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing produk bontot Mursanah Produk melalui penguatan identitas merek, pembaruan kemasan, dan pemanfaatan pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap persiapan berupa survei lapangan dan analisis kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan tahap implementasi yang meliputi perancangan dan pembuatan logo, kemasan baru, katalog produk, banner promosi, pendampingan pencatatan keuangan sederhana, pendaftaran usaha di Google Maps, pembuatan akun e-commerce, fasilitasi QRIS, serta pendampingan sertifikasi halal dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), kemudian diakhiri dengan tahap evaluasi untuk menilai efektivitas program secara kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, data pembukuan, serta dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa logo, katalog, dan banner baru berhasil dibuat dan mendapat respon positif dari pemilik usaha, kemasan produk diperbarui sehingga tampil lebih menarik, serta mitra mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana. Profil usaha berhasil terdaftar di Google Maps, akun e-commerce Shopee aktif digunakan, kode QRIS tersedia, dan sertifikat halal beserta NIB berhasil diperoleh. Melalui pembentukan REDUS (Reseller UMKM Desa Domas), program ini berhasil meningkatkan volume penjualan sebesar 14,29% dan omzet sebesar 14,29% per minggu, serta melibatkan 4 mahasiswa sebagai reseller aktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan identitas merek, kualitas visual produk, tata kelola keuangan, legalitas, serta visibilitas dan penjualan pasar Mursanah Produk, baik secara offline maupun online.