Prosiding Seminar Ekonomi Nasional Pemberdayaan dan Sinergi Masyarakat)
Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas

PENGUATAN DAYA SAING PRODUK BONTOT MELALUI PERBAIKAN KEMASAN DAN IDENTITAS MEREK PADA MURSANAH PRODUK

Nina Nurnaningsih (Universitas Bina Bangsa)
Arya Praditya (Universitas Bina Bangsa)
Andrie Hidayat (Universitas Bina Bangsa)
Destri Astrianingsih (Universitas Bina Bangsa)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

Bontot merupakan olahan berbahan dasar ikan yang menjadi kuliner khas Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, dan telah diproduksi oleh Mursanah Produk sejak tahun 1991. Walaupun usaha ini telah berjalan cukup lama, masih terdapat sejumlah hambatan dalam aspek identitas merek, kemasan, dan strategi pemasaran. Beberapa di antaranya adalah belum adanya logo, katalog produk yang sudah usang, kemasan polos tanpa label, papan informasi sederhana berbahan kayu, serta belum terdaftar di Google Maps maupun memiliki akun e-commerce. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing produk bontot Mursanah Produk melalui penguatan identitas merek, pembaruan kemasan, dan pemanfaatan pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap persiapan berupa survei lapangan dan analisis kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan tahap implementasi yang meliputi perancangan dan pembuatan logo, kemasan baru, katalog produk, banner promosi, pendampingan pencatatan keuangan sederhana, pendaftaran usaha di Google Maps, pembuatan akun e-commerce, fasilitasi QRIS, serta pendampingan sertifikasi halal dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), kemudian diakhiri dengan tahap evaluasi untuk menilai efektivitas program secara kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, data pembukuan, serta dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa logo, katalog, dan banner baru berhasil dibuat dan mendapat respon positif dari pemilik usaha, kemasan produk diperbarui sehingga tampil lebih menarik, serta mitra mampu menerapkan pencatatan keuangan sederhana. Profil usaha berhasil terdaftar di Google Maps, akun e-commerce Shopee aktif digunakan, kode QRIS tersedia, dan sertifikat halal beserta NIB berhasil diperoleh. Melalui pembentukan REDUS (Reseller UMKM Desa Domas), program ini berhasil meningkatkan volume penjualan sebesar 14,29% dan omzet sebesar 14,29% per minggu, serta melibatkan 4 mahasiswa sebagai reseller aktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan identitas merek, kualitas visual produk, tata kelola keuangan, legalitas, serta visibilitas dan penjualan pasar Mursanah Produk, baik secara offline maupun online.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

prosiding-senapas

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Energy Environmental Science Health Professions Nursing Social Sciences

Description

Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat atau di singkat dengan (SENAPAS) Universitas Bina Bangsa, yang merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membahas ...