Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ruang Masa Depan: Membangun Ekosistem Pendidikan Karakter Anak Berbasis Film Edukatif dan Aktivitas Kreatif untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas di Desa Pasuluhan Minhatul Ma’arif; Inayatul Izzati Diana Yusuf; Siti Mardiyati; Sufrotun Diyah; Bagas; Hana Muliya
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/x37hv682

Abstract

Anak membutuhkan lingkungan belajar yang positif untuk mengembangkan karakter, kreativitas, kemampuan berekspresi, dan orientasi terhadap masa depan. Kebutuhan tersebut semakin penting di tengah meningkatnya paparan film, video, dan konten digital yang belum seluruhnya mendukung perkembangan positif anak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan “Ruang Masa Depan” sebagai ruang pendidikan karakter berbasis komunitas melalui integrasi film edukatif dan aktivitas kreatif di Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan anak, mahasiswa KKM, guru, orang tua, pemuda, dan masyarakat melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, aksi, refleksi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi, diskusi reflektif, dokumentasi, dan analisis karya anak. Hasil menunjukkan keterlibatan anak yang tinggi, ditunjukkan oleh 92% anak memperhatikan pemutaran film, 88% mengikuti aktivitas kreatif, dan 81% berani menyampaikan pendapat. Penguatan nilai karakter menunjukkan capaian pada aspek kerja sama sebesar 90%, kejujuran 85%, dan kepedulian 83%. Aktivitas kreatif menghasilkan capaian 93% anak mampu menghasilkan karya gambar dan 89% mampu mengekspresikan cita-cita melalui “Pohon Masa Depan”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi fil edukatif dan aktivitas kreatif mampu menyediakan ruang belajar yang partisipatif untuk memperkuat karakter, kreativitas, dan orientasi masa depan anak. Program juga memperkuat kolaborasi komunitas dan berkontribusi terhadap SDG 4, SDG 10, dan SDG 17.