Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A Pendekatan Experiential Learning Berbasis Kajian Budaya untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis dan Literasi Kritis Rizal Fauzi; Minhatul Ma’arif
Cakrawala Pedagogik Vol. 9 No. 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.831

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Culture-Based Experiential Learning in improving writing skills and critical literacy among students of the English Language Education Study Program at Universitas Serang Raya. The background of this research stems from the low level of students’ academic writing abilities, which often fail to reflect critical awareness of social and cultural contexts. The Experiential Learning approach was chosen because it emphasizes direct experience, reflection, conceptualization, and active application components that align with the needs of culturally contextualized writing instruction. This research employs a mixed-methods approach with a sequential explanatory design, involving 15 students enrolled in the Basic Writing course for one semester. Quantitative data were obtained through pre- and post-tests to measure improvements in writing skills, while qualitative data were collected through observations, interviews, and students’ reflective journals. The results indicate an average improvement of 26% in writing skills, with the highest increases observed in critical reflection (34%) and cultural theory integration (29%). Qualitative analysis reveals that direct experiences in observing and writing about cultural phenomena strengthened students’ reflective, argumentative, and contextual thinking abilities. The study concludes that integrating cultural studies within the Experiential Learning cycle fosters a more meaningful, contextual, and critical writing process. These findings offer significant implications for the development of writing pedagogy in higher education, particularly within English language learning contexts that emphasize critical literacy and cultural awareness.
SYSTEMATIC LITERATUR RAVIEW TENTANG KONSEP MATEMATIS MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KOTAK MATRIKS Ma’lumah; Usep Saepul Mustakim; Minhatul Ma’arif
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 3 No. 1, Januari (2026): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan tujuan untuk mengkaji dan memahami bagaimana kotak matriks dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pembelajaran matematika dan kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis peserta didik. Dengan metode penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Riview (SLR), penelitian ini meninjau berbagai studi terkait penerapan putaran kotak matriks dalam pengajaran matematika di berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektif dalam memfasilitasi pemahaman konsep dasar matematika. Penerapan alat peraga kotak matriks membantu siswa dalam mengasah kotak matriks sosialisasikan konsep abstrak dengan representasi visual konkret, sehingga memperkuat pemahaman dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu penggunaan kotak matriks juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir secara rasional dan sistematis dalam menghadapi berbagai persoalan matematika. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kotak matriks merupakan alat yang efektif dalam pembelajaran matematika dan dapat diintegrasikan secara optimal dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Manajemen Inovasi Pembelajaran Berbasis Media Interaktif Pada Satuan PAUD Se-Kota Serang Siti Nur Amaliah; Rohayati; Eka Pidayasari; Hudaefah; Minhatul Ma’arif
Cakrawala Pedagogik Vol. 10 No. 1 (2026): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v10i1.847

Abstract

  The research employed a descriptive qualitative approach, supported by quantitative data in the form of percentage results obtained from field observations. Data were collected through direct observation of classroom learning processes, analysis of instructional planning documents, and the use of structured observation instruments. The findings indicate that the utilization of interactive media in early childhood learning falls within the moderate to good category, with the highest level of achievement observed in the application of media during core learning activities. However, the planning aspect of innovation and the availability of digital supporting facilities still require further improvement. Overall, the use of interactive media has a positive impact on children’s learning engagement, enthusiasm, and concentration. Nevertheless, its implementation has not yet reached an optimal level due to limitations in educators’ digital competencies and the absence of a strong and integrated innovation management system at the institutional level of early childhood education settings.