Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI SMART PASSPORT DALAM MODEL SMART SCHOOL AMBASADOR DI SDN KUBANG KEMANISAN Muhammad Malik Zulkarnaen; Ade Rahayu Prihartini; Wismoyo Dwi Permana; Nuryadi; Akmad Farkhan; Nurlaila Utami; Iim
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/3nnw9q59

Abstract

kesiapsiagaan bencana pada anak. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 13–18 Juli 2026 di SDN Kubang, Kelurahan Kemanisan, menunjukkan masih rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemahaman kesiapsiagaan bencana, serta masih ditemukannya perilaku mengejek antar teman yang berpotensi menjadi bullying. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa melalui Model SMART School Ambassador berbasis SMART Passport. Kegiatan dilaksanakan pada 20–25 Juli 2026 dengan tahapan pretest, edukasi interaktif, praktik PHBS, simulasi bencana, role play anti bullying, pendampingan penggunaan SMART Passport, dan pembentukan SMART School Ambassador. Evaluasi dilakukan pada 27–31 Juli 2026 menggunakan posttest, observasi guru, dan penilaian SMART Passport. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 64,8 menjadi 88,9. Sebanyak 27 siswa (90%) berhasil menyelesaikan seluruh misi SMART Passport, sedangkan 3 siswa (10%) menyelesaikan lebih dari 80% misi. Guru juga melaporkan peningkatan kebiasaan PHBS, kepedulian terhadap teman, dan kesiapsiagaan bencana. Program ini efektif sebagai model pemberdayaan siswa dalam mewujudkan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak serta berpotensi direplikasi.
GERATAS (GENERASI TANGGUH DAN SIAGA BENCANA): EDUKASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wismoyo Dwi Permana; Ade Rahayu Prihartini; Sri Wahyuni; Zia’ul Fatwa Andini Yusuf; Sukma Dewi Alia Ningrum; Maulana Khafid; Siti Lailatul Fadilah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/bvfrrf71

Abstract

Program GERATAS (Generasi Tangguh dan Siaga Bencana) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana, khususnya gempa bumi, melalui edukasi dan simulasi berbasis Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa kelas V C SDN Kubang melalui tahap observasi dan identifikasi kebutuhan pada 20–25 Juli 2026, pelaksanaan pada 27 Juli 2026, serta evaluasi pada 23–30 Juli 2026. Materi meliputi pengenalan bencana, konsep SPAB, pengurangan risiko bencana, jalur dan titik kumpul evakuasi, serta prosedur penyelamatan diri saat gempa. Simulasi melibatkan seluruh siswa kelas V C, wali kelas, dan mahasiswa KKM Kelompok 10 Universitas Bina Bangsa. Tiga siswa berperan sebagai korban simulasi dan mendapatkan pertolongan pertama oleh mahasiswa KKM sebagai bagian dari latihan respons kedaruratan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kebencanaan dari 5 siswa (16,7%) pada pretest menjadi 27 siswa (90%) pada posttest, atau meningkat 73,3 poin persentase. Program GERATAS menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa serta mendukung terwujudnya sekolah yang tangguh bencana.