Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Uji FTIR dan uji fitokimia dari madu trigona spp. Untuk persiapan suplemen wanita prakonsepsi -, Emmasitah; Raya, Indah; Usman, Andi Nilawati; Mauludiyah, Indah; Prihartini, Ade Rahayu
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2020: EDISI KHUSUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.874 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v5i2.4099

Abstract

Objective: This study aims to identify functional groups and chemical compounds using FTIR (Fourier Transform Infrared), phytochemical tests to identify the content of saponins, tannins, flavonoids, alkaloids, terpenoids and steroids using chemical solutions and total phenol test using 20D+ spectroscopy to determine the amount of polyphenols in Trigona spp. honey. This research is a laboratory study conducted at the Integrated Chemistry Laboratory and Biochemistry Laboratory, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University Makassar. The sample used in the study was Trigona spp. honey which is a local livestock honey from Masamba, North Luwu regency, South Sulawesi, and has been processed by the Halal Center of Hasanuddin University Makassar.Results: Flavonoids and polyphenols were found in phytochemical tests using Pb(CH3COO)2 and FeCl3 reagents. The FTIR test results indicate the presence of phenolic structures included in the flavonoid group. The total phenolic results from the total phenol test on Trigona spp. honey samples. The amount of polyphenols was 0.28%.Conclusion: This study concluded that there are flavonoids and polyphenols in honey Trigona spp. with a total phenol of 0.28%. Trigona spp. honey has antioxidant effects, so it is well used as a complementary therapeutic supplement for preconception women for handling reproductive health problems.
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Minat Calon Akseptor KB Vasektomi di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Ade Rahayu Prihartini
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v1i2.81

Abstract

Penggunaan KB vasektomi sampai saat ini jumlahnya minim. Berdasarkan data laporan Pencapaian Peserta KB Aktif Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon tahun 2017, diketahui bahwa jumlah PUS di wilayah Kecamatan Kedawung sebanyak 8.965 orang dan yang menggunakan KB Vasektomi hanya 4,7% dari jumlah PUS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap minat calon akseptor KB Vasektomi di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pria pasangan usia subur di Wilayah Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon sebanyak 98 orang. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden di Wilayah Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon yang tidak hadir penyuluhan tentang KB Vasektomi sebanyak 37 orang (37,8%) dan yang hadir sebanyak 61 orang (62,2%). Responden di Wilayah Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon yang tidak minat menggunakan KB vasektomi sebanyak 70 orang (70,7%) dan yang minat untuk menggunakan KB vasektomi sebanyak 28 orang (28,3%). Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap Minat Calon Akseptor KB Vasektomi di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon Tahun 2018 dengan p = 0,002.
HUBUNGAN ANTARA KELAINAN LETAK JANIN DENGAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI KABUPATEN INDRAMAYU Ade Rahayu Prihartini; Maesaroh Maesaroh; Fransisca Widiastuti
Menara Medika Vol 4, No 2 (2022): VOL 4 NO 2 MARET 2022
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v4i2.3076

Abstract

Pada janin yang mengalami kelainan letak sungsang atau lintang ada kalanya berputar sendiri dan menjadi letak memanjang yang disebut versio spontanea yang dapat menyebabkan ketuban pecah dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan antara kelainan letak janin dengan Ketuban Pecah Dini (KPD) pada Ibu Bersalin di  Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik  dengan pendekatan case control. Jumlah sampel sebanyak 184 ibu bersalin. Analisis uji hipotesis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian kelainan letak janin pada ibu bersalin di  Kabupaten Indramayu  adalah 20,7% positif (ada kelainan letak). Kejadian KPD Pada Ibu Bersalin di Kabupaten Indramayu adalah 50,0% positif KPD. Ada hubungan antara signifikan kelainan letak janin dengan kejadian KPD pada ibu bersalin di Kabupaten Indramayu  dengan  p-value 0,001. Saran bagi ibu bersalin terutama yang memiliki faktor janin beresiko seperti kelainan letak, gemeli atau kembar dan makrosomia hendaknya lebih berhati-hati dan selalu waspada dan mempersipkan diri jika resiko terjadinya ketuban pecah dini sehingga dapat segera mendapatkan pertolongan dari tenaga kesehatan demi  keselamatan ibu dan bayi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Muda Di Desa Gunung Sembung Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang Ade Rahayu Prihartini; Rosidah
Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v1i2.17

Abstract

Pernikahan usia muda merupakan pernikahan di bawah usia kurang dari 20 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi pernikahan usia muda di Desa Gunung Sembung Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang. Metode yang digunakan adalah metode survey analitik dengan menggunakan analisa secara univariat dan bivariat dengan populasinya yaitu wanita yang menikah di Desa Gunung Sembung sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian univariat yaitu terdapat 19 orang (38%) menikah di usia muda dan sebanyak 31 orang (62%) tidak menikah di usia muda, sebanyak 18 orang (36%) dengan ekonomi rendah dan sebanyak 32 orang (64%) dengan tingkat ekonomi tinggi 2018 sebanyak 18 orang (36%) Ada hubungan factor pendidikan dengan pernikahan usia Hasil analisa bivariat hasilnya muda di Desa Gunung Sembung Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang dengan nilai p value 0,000 atau p value < 0,05.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persalinan dengan Tindakan Sectio Caesaria (SC) pada Ibu Bersalin Ade Rahayu Prihartini; Roni Iryadi
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.1 No.1 2019)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk menghindari kematian ibu akibat komplikasi persalinan adalah persalinan dengan tindakan sectio secarea (SC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan dengan tindakan sectio caesaria (SC) pada ibu bersalin di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon periode April-mei 2019 sebanyak 987 orang dengan jumlah sampel 100. Teknik samplingnya menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji hipotesis menggunakan analisis Chi Square. Hasil penelitiannya adalah Ibu bersalin di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2018 partus tak maju 39,0% ya dan 61,0% tidak; umur 39,0% resti dan 61,0% non resti; riwayat SC 38,0% ada dan 62,0% tidak ada. Persalinan dengan tindakan sectio caesaria (SC) pada ibu bersalin di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2019 adalah 39,0% ya SC dan 61,0% tidak SC. Ada pengaruh signifikan partus tak maju, umur ibu dan riwayat SC terhadap persalinan dengan tindakan sectio caesaria (SC) pada ibu bersalin di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2019 dengan p-value masing-masing 0,000, 0,000 dan 0,001.
Hubungan Mutu Pelayanan Kebidanan dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap Kebidanan Roni Iryadi; Ade Rahayu Prihartini; Suci Irmawati
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.1 No.2 2019)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Propinsi Jawa Barat, AKI masih berada pada angka kematian bayi sebanyak 345 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan untuk Kota Cirebon tahun 2015 tercatat AKI sebanyak 47 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kebidanan dengan Kepuasan Pasien di ruang Rawat Inap Kebidanan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan jenis survei analitik. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat inap di RSUD Gunung Jati pada jumlah kunjungan bulan Agustus 2018 sebanyak 71 pasien dan Sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan kebidanan di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon sebanyak 44 orang responden (62%) baik dan sebanyak 27 orang (38%) tidak baik. Gambaran kepuasan pasien rawat inap kebidanan sebanyak 34 orang responden (47,9%) dengan kategori tinggi, 35 orang responden (49,3%) dengan kategori sedang dan 2 orang responden (2,8%) dengan kategori rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari hasil uji statistik dengan menggunakan chi squere menunjukan bahwa nilai p value 0,001 karena nilai p value < 0,05 hal ini berarti Ho ditolak yang artinya ada hubungan antara Mutu Pelayanan Kebidanan dengan Kepuasan pasien rawat inap kebidanan di Kebidanan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2018.
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Anak Usia 7 – 24 Bulan Ade Rahayu Prihartini
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.2 No.1 2020)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka kematian ibu (AKB) adalah dengan sesegera mungkin memberi kolostrum yang ada dalam Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi baru lahir yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh neonatal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklusif pada anak usia 7-24 bulan di RW 02 Kelurahan Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian analitik observasional dengan desain studi cross sectional untuk menganalisis hubungan antara inisiasi menyusu dini dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif pada anak usia 7-24 bulan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 7-24 bulan di RW 02, Kelurahan Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal tahun. Hasil Penelitian: Berdasarkan Uji Pearson Chi-Square, didapatkan P = 0.839 dengan CI 95%. P ≥ α yaitu 0.839 ≥ 0.05 sehingga Ho diterima. Berarti tidak terdapat hubungan pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI eksklusif pada anak usia 7-24 bulan di RW 02 kelurahan Pagongan, kecamatan Dukuhturi, kabupaten Tegal. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan untuk memberikan ASI eksklusif tidak dipengaruhi oleh IMD.
Giving Lemon Aroma Therapy to the Frequency of Emesis Gravidarum in First- Trimester Pregnant Women Prihartini, Ade Rahayu; Agustina, Ely Eko; Sari, Ossie Happina; Khaeriyah, Hana Nurul
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v4i1.279

Abstract

One of the discomforts experienced by pregnant women in the first trimester of pregnancy is feeling nausea and vomiting as one of the symptoms of Emesis Gravidarum. The World Health Organization (WHO) states that hypermesis gravidarum occurs worldwide, with a prevalence of 78.5% of all pregnancies. One therapy that is safe and can be given to pregnant women who experience nausea and vomiting is lemon aromatherapy. This study aims to determine the effect of giving lemon aroma therapy on the frequency of emesis gravidarum (nausea and vomiting) in first trimester pregnant women. This study used a quasi-experimental method with a two-group pretest-posttest design. The population in this study were all first trimester pregnant women in the Kedawung Health Center Working Area, totaling 40 pregnant women. The sample used in this study was 38 respondents who were taken using purposive sampling technique. Data analysis techniques used in this study were univariate and bivariate analysis. The chi square test was used in this study in analyzing bivariate to test the hypothesis of this study. The results showed there was a significant decrease in the frequency of emesis gravidarum before and after the use of lemon aroma therapy with a p-value of 0.008. Giving aroma therapy to pregnant women can reduce the frequency of Emesis Gravidarum in the first trimester. It is recommended for pregnant women to use lemon aroma therapy in overcoming emesis gravidarum (nausea and vomiting).
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu Lansia Roni, Iryadi; Rica Arieb, Shintami; Ade Rahayu, Prihartini
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v7i2.3500

Abstract

The Elderly Posyandu is a forum for seeking the elderly as the main target and pre-elderly as the target of prevention in Indonesia so that they can live a healthy and productive old age based on community resources (UKBM), with a focus on promotive and preventive health services. The purpose of this study was to determine the effect of counseling on increasing the competence of elderly posyandu cadres in Ujungbaris village Widasari district Indramayu city. Village. This type of research is an experimental research type of pre-experimental research with the research design being One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were all active elderly posyandu cadres in XXX in 2022, totaling 48 of the 5 existing elderly posyandu. In this study using total sampling. Based on the results of the t test it is known that µ after (11.229) > µ before (11.625) so it can be concluded that there is a difference in competence between before and after counseling. The t test shows the value of t = 9.765 with degrees of freedom (df) = 47 and sig 0.000 which means that Ho is rejected and Ha is accepted. So it is proven that there is a significant influence of counseling on the management of the elderly posyandu on the competence of the elderly posyandu cadres. It is important to carry out training and increase competence for elderly posyandu cadres to be able to increase their ability to carry out posyandu activities for the elderly.
SOSIALISASI PENANGANAN LUKA RINGAN YANG TEPAT DI SMK PGRI 1 KOTA SERANG Setiawati, Rini; Rahayu Prihartini, Ade; Kumalasari, Retno; Maesaroh, Maesaroh; Nugrahin, Febrina
Kahayan : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Juli : KAHAYAN (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jak.v2i2.22610

Abstract

This community service initiative aims to enhance students’ knowledge and skills in administering initial treatment for minor wounds through an interactive educational approach, utilizing simulation and demonstration methods. The primary participants of the program were students from SMK PGRI 1 Kota Serang, particularly those enrolled in the Mechanical Engineering and Automotive Light Vehicle Engineering programs, as they are at a higher risk of experiencing injuries. The approach involved delivering educational sessions on wound concepts, infection prevention, and wound care techniques, followed by practical sessions using basic first aid equipment. The outcomes of the activity indicated a significant improvement in students’ understanding, attitudes, and competencies in wound management. Participants demonstrated strong enthusiasm, engaged actively in discussions, and successfully applied proper wound care techniques during practice sessions. self-reliance in treating minor wounds appropriately and preventing potential complications