Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendokumentasian Kesenian Pencak Silat Melalui Video Dokumenter Untuk Mendukung Pelestarian Budaya Desa Cimanuk Romdhoni; Anas Tasia Mawla; Dela Afyani; Raehan Bayu Permana; Arman Maulana; Nia Roihaniyati; Amelia Indah Puspitasari
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/6rfn7027

Abstract

Kesenian pencak silat merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang memiliki nilai historis, filosofis, dan sosial bagi masyarakat Desa Cimanuk. Di Kampung Pasirwaru RT 12, Desa Cimanuk, kesenian pencak silat masih terus dilestarikan oleh masyarakat melalui kegiatan latihan rutin dan berbagai pertunjukan budaya. Namun, minimnya dokumentasi digital menyebabkan informasi mengenai sejarah, perkembangan, dan nilai-nilai budaya pencak silat belum terdokumentasikan secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendokumentasikan kesenian pencak silat melalui video dokumenter sebagai media pelestarian budaya sekaligus sarana edukasi dan promosi budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pelatih, tokoh masyarakat, dan pelaku seni pencak silat di RT 12 Kampung Pasirwaru, dokumentasi audiovisual, serta proses produksi video dokumenter yang terdiri atas tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa video dokumenter yang dihasilkan berhasil merekam sejarah, proses latihan, nilai-nilai filosofi, serta peran pencak silat dalam kehidupan masyarakat Desa Cimanuk. Video dokumenter tersebut menjadi media informasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pemerintah desa, maupun generasi muda sebagai upaya mengenalkan dan melestarikan kesenian tradisional di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern. Melalui pendokumentasian ini diharapkan eksistensi kesenian pencak silat di RT 12 Kampung Pasirwaru, Desa Cimanuk tetap terjaga, dikenal oleh masyarakat luas, serta mampu meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Donasi Buku sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Membaca Anak di Desa Cimanuk Kabupaten Pandeglang Romdhoni; Budi Susanto; Sindi Silfanah; Lailatunnajah; Ratu Sekar Trijati; Nia Roihaniyati; Amelia Indah Puspitasari
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/a6nbzv31

Abstract

Budaya membaca merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan literasi anak sejak usia sekolah dasar. Namun, keterbatasan ketersediaan bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik masih menjadi tantangan di beberapa sekolah, termasuk di Desa Cimanuk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan budaya membaca anak melalui program donasi buku. Metode pelaksanaan meliputi pengumpulan buku dari para donatur, seleksi dan pengelompokan buku berdasarkan jenjang pendidikan, serta pendistribusian kepada sekolah sasaran. Sebanyak 200 buku berhasil dihimpun dan dibagikan kepada tiga sekolah di Desa Cimanuk sebagai upaya memperkaya koleksi bacaan yang tersedia. Pelaksanaan program dilakukan melalui koordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan buku yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program donasi buku mendapat respons positif dari guru dan siswa. Penambahan koleksi bacaan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik untuk mengakses berbagai jenis buku, meningkatkan minat membaca, serta mendorong pemanfaatan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat. Selain itu, program ini memperkuat kepedulian sekolah terhadap pentingnya penyediaan bahan bacaan sebagai bagian dari penguatan budaya literasi. Dengan demikian, program donasi buku dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif dalam mendukung gerakan literasi sekolah serta menumbuhkan budaya membaca anak di Desa Cimanuk secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Penanaman Bibit Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Cimanuk Romdhoni; Amelia Indah Puspitasari; Lailatunnajah; Nia Roihaniyati; Dela Afyani; Anas Tasia Mawla; Sindi Silfanah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/ahszf948

Abstract

Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang, khususnya pada lingkup keluarga. Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas mengenai pengelolaan lahan pekarangan dan teknik budidaya sayuran dapat menjadi hambatan dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui kegiatan penanaman bibit sayuran untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama anggota KWT RT 12 Pasir Waru, Desa Cimanuk, melalui kegiatan penyuluhan dan praktik penanaman bibit sayuran. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik penanaman secara langsung. Keterlibatan peserta dilakukan sejak proses pemberian informasi hingga pelaksanaan praktik agar pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, serta pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan tambahan bagi keluarga. Peserta juga memperlihatkan antusiasme selama kegiatan dan menunjukkan keinginan untuk melanjutkan penanaman secara mandiri di lingkungan masing-masing. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini turut membangun kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, ketahanan pangan keluarga, serta pelestarian lingkungan. Dengan demikian, pemberdayaan KWT melalui penanaman bibit sayuran dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara berkelanjutan di Desa Cimanuk.