Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT DI RUANGAN SANTO GABRIEL LT. 3 RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA Vaneza Glorya Tudang; Pasha Angelicha; Tiara Dwipratiwi Datu; Pramita Eltin Mevianti; Sulastri Seldy Lestari; Nur Indah Yani
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 1 (2024): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v3i1.549

Abstract

Latar Belakang: Gastroenteritis adalah iritasi dan peradangan pada lapisan dalam lambung dan usus kecil. Ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, dan dapat menyebabkan muntah dan diare yang parah (Kardiyudiani & Susanti, 2019). Tujuan: Dari penelitian ini menerapkan asuhan keperawatan pada Tn. T dengan nyeri akut dalam tinjauan teori di ruangan Santo Gabriel Lt. 3 Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Metode: Penelitian pada kasus ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Data dikumpulkan dengan menggunakan hasil wawancara, pemeriksaan fisik dan studi dokumen terhadap status pasien. Hasil: Dari hasil pengkajian pasien mengeluh nyeri perut, nyeri seperti ditusuk-tusuk, nyeri dirasakan terus-menerus, skala nyeri 5, nyeri pada bagian perut kiri bawah, sakit berkurang saat ia posisi berbaring miring. Diagnosa keperawatan prioritas yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Peneliti melakukan intervensi terapi relaksasi nafas dalam. Hasil evaluasi pada hari ketiga dengan diagnosis nyeri akut teratasi. Kesimpulan: Penerapan teknik nonfarmakologis relaksasi nafas dapat mengurangi nyeri akut pada pasien Tn T. Dari hasil penelitian ini diharapkan perawat-perawat dapat menerapkan teknik tersebut dan berbagai jenis terapi nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada berbagai kondisi pasien.
IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT DI RUANGAN SANTO GABRIEL LT. 3 RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA Vaneza Glorya Tudang; Yani; Fransiska Novita Sari
Caritas Et Fraternitas : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Juli
Publisher : STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/cefjk.v3i2.620

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah kelompok penyakit paru yang ditandai dengan peningkatan resistensi aliran udara. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik batuk efektif pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif di ruang Gemma Lt. 3 RS Dirgahayu Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif. Hasil: Hasil penelitian selama tiga hari menunjukkan bahwa teknik batuk efektif sebagai intervensi nonfarmakologi mampu meningkatkan pengeluaran sputum, mengurangi sesak napas, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Kesimpulan: Teknik ini terbukti mendukung asuhan keperawatan pada pasien PPOK. Batuk efektif dapat menjadi strategi yang direkomendasikan untuk meningkatkan eliminasi sputum dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK.