Eka Nurhayati
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kualitas Hidup Mahasiswa Fakultas Kedokteran Siti Afdhillah Ermasari Putri; Eka Nurhayati; Yudi Feriandi
Bandung Conference Series: Medical Science 157-164
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22094

Abstract

Abstract. The quality of life of medical students is a crucial issue given the increasing academic demands and psychosocial pressures in medical education. High study loads, limited rest time, and a competitive academic environment can contribute to stress and lower students' quality of life. This study aims to describe the quality of life of medical students and analyze the stress factors that contribute to it. The study used quantitative methods with an observational analytical design and a cross-sectional approach. The subjects were students at a medical school. Data were obtained through the World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) questionnaire. Data were analyzed using univariate analysis. The results showed that most students had a moderate to good quality of life. This study emphasizes the importance of promotive and preventive efforts in medical education to maintain and improve students' overall quality of life. Abstrak. Kualitas hidup mahasiswa fakultas kedokteran merupakan isu penting seiring meningkatnya tuntutan akademik dan tekanan psikososial dalam pendidikan kedokteran. Beban belajar yang tinggi, keterbatasan waktu istirahat, serta lingkungan akademik yang kompetitif dapat memengaruhi terjadinya stres dan menurunkan derajat kualitas hidup mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas hidup mahasiswa kedokteran serta menganalisis faktor stres yang berperan dalam pembentukannya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa di salah satu Fakultas Kedokteran. Data diperoleh melalui kuesioner World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kualitas hidup kategori sedang hingga baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan kedokteran untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup mahasiswa secara menyeluruh.
Gambaran Efikasi Diri Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Dini Mulkiyah; Eka Nurhayati; Yudi Feriandi
Bandung Conference Series: Medical Science 173-180
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22107

Abstract

Abstract. Medical students face very high academic demands with a heavy workload and continuous evaluation pressures. Self-efficacy is a crucial psychological factor that reflects the academic and psychological readiness of medical students. This study aims to analyze the self-efficacy profile of medical students at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung, from the 2022, 2023, and 2024 cohorts. The research employs a descriptive quantitative method, with sampling conducted using stratified proportional random sampling. The sample consists of 96 students selected according to inclusion and exclusion criteria. The results show that the self-efficacy of the 2023 cohort is the highest compared to the 2022 and 2024 cohorts, although the differences in the average scores between cohorts are not substantial. Greater variation in self-efficacy was found among the 2022 cohort, indicating differences in adaptation abilities and psychological readiness in facing academic demands. This study demonstrates that self-efficacy plays a protective role in helping students manage academic demands, supporting the finding that students with higher self-efficacy tend to experience lower levels of stress. Abstrak. Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang sangat tinggi dengan beban materi yang padat serta tekanan evaluasi berkelanjutan. Efikasi diri merupakan salah satu faktor psikologis yang sangat penting yang mencerminkan kesiapan akademik dan psikologis mahasiswa kedokteran.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran efikasi diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung angkatan 2022, 2023, dan 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan teknik stratified proportional random sampling. Sampel terdiri dari 96 mahasiswa yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri mahasiswa angkatan 2023 memiliki rata-rata tertinggi dibandingkan dengan angkatan 2022 dan 2024, meskipun perbedaan nilai rata-rata antarangkatan tidak terlalu besar. Variasi efikasi diri yang lebih besar ditemukan pada mahasiswa angkatan 2022, yang menunjukkan adanya perbedaan kemampuan adaptasi dan kesiapan psikologis dalam menghadapi tuntutan akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri berperan sebagai faktor protektif dalam membantu mahasiswa mengelola tuntutan akademik, yang mendukung temuan bahwa mahasiswa dengan efikasi diri yang lebih tinggi cenderung mengalami tingkat stres yang lebih rendah.