Rika Nilapsari
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Kesejahteraan pada Mahasiswa Angkatan 2022 Fakultas Kedokteran Unisba. Kafkha Al-Fath Rabbani; Mia Kusmiati; Rika Nilapsari
Bandung Conference Series: Medical Science 165-172
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22103

Abstract

Abstract. Final-year medical students face accumulated academic loads that risk affecting their psychological condition. This study aims to describe the level of student well-being among the Class of 2022 at the Faculty of Medicine, Universitas Islam Bandung. This research used a descriptive quantitative method with a cross-sectional design. The research subjects were 50 final-semester students selected through purposive sampling technique. Primary data collection was conducted using the College Student Subjective Wellbeing Questionnaire (CSSWQ) instrument and processed using univariate statistical analysis. The results showed that the majority of students had well-being levels in the moderate category (76%), while the rest were in the low (14%) and high (10%) categories. These findings indicate that despite facing the academic pressures of the old curriculum such as thesis and integrated modules, students are able to maintain moderate psychological stability. This is presumably supported by religious coping mechanisms and an educational environment integrated with Islamic values. It is concluded that student well-being is maintained, but special attention is still needed for the group with low well-being to prevent academic decline. Abstrak. Mahasiswa kedokteran tingkat akhir menghadapi akumulasi beban akademik yang berisiko memengaruhi kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kesejahteraan (student well-being) pada mahasiswa Angkatan 2022 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Objek penelitian adalah 50 mahasiswa semester akhir yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan instrumen kuesioner College Student Subjective Wellbeing Questionnaire (CSSWQ) dan diolah menggunakan analisis statistik univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat kesejahteraan pada kategori sedang (76%), sedangkan sisanya berada pada kategori rendah (14%) dan tinggi (10%). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun menghadapi tekanan akademik kurikulum lama seperti skripsi dan modul integrasi, mahasiswa mampu mempertahankan stabilitas psikologis yang moderat. Hal ini diduga didukung oleh mekanisme koping religius dan lingkungan pendidikan yang terintegrasi nilai Islam. Disimpulkan bahwa kesejahteraan mahasiswa secara umum terjaga dengan baik, namun perhatian khusus tetap diperlukan bagi kelompok dengan kesejahteraan rendah guna mencegah penurunan performa akademik.
Hubungan Stunting Anak Usia 2-4 Tahun dengan Hipertensi dalam Kehamilan Farhan Fauzan; Noormartany; Rika Nilapsari
Bandung Conference Series: Medical Science 907-914
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22420

Abstract

Abstract. Hypertension in pregnancy is a major obstetric complication that significantly affects maternal health and fetal growth, including the risk of childhood stunting. This study aimed to analyze the association between maternal hypertension and stunting among children at Kawalu Primary Health Center, Tasikmalaya City, during 2021–2024. A case-control design was employed using secondary medical record data, consisting of 192 subjects: 96 cases (stunted children) and 96 controls (non-stunted children). Samples were selected through total sampling based on inclusion criteria. Data were analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR). The results showed that 52.1% of pregnant women experienced hypertension, and 50% of children were stunted. A significant association was found between maternal hypertension and child stunting (p = 0.001), with an OR of 4.01, indicating that hypertensive mothers had four times higher risk of having stunted children than non-hypertensive mothers. These findings highlight maternal hypertension as an important risk factor for impaired child growth, underscoring the need to strengthen hypertension screening and management as part of stunting prevention efforts. Abstrak. Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berdampak besar terhadap kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin, termasuk risiko terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejadian stunting pada anak dengan riwayat ibu terdapat hipertensi dalam kehamilan Penelitian menggunakan desain case-control dengan data sekunder rekam medis subjek sebanyak 1438 anak stunting dan data ibu hamil, terdiri dari 925 kasus (anak stunting) dan 513 kontrol (anak tidak stunting). Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dianalisis melalui uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,1% ibu hamil mengalami hipertensi dan 50% anak usia 2-4 tahun mengalami stunting. Terdapat hubungan signifikan antara hipertensi ibu hamil dan kejadian stunting (p = 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa hipertensi pada masa kehamilan berperan penting dalam hambatan pertumbuhan anak, sehingga skrining dan penanganan hipertensi perlu diperkuat dalam upaya pencegahan stunting.