Rana Novita Heryansari
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Anak Usia 0–1 Tahun yang Menderita Diare Infeksi di RSUD Welas Asih Bandung Rana Novita Heryansari; Herry Garna; Julia Hartati
Bandung Conference Series: Medical Science 515-522
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22236

Abstract

Abstract. Diarrhea remains a common health problem among infants aged 0–1 year, due to the immaturity of the digestive and immune systems, which may lead to dehydration and growth disturbances if not properly managed. Nutritional status and basic immunization are often assumed to be associated with diarrhea infectious. This study aimed to examine the relationship between nutritional status and basic immunization status with the incidence of infectious diarrhea in infants aged 0–1 year at RSUD Al-Ihsan Bandung in 2024. A retrospective study was conducted using medical record data of 399 infant diagnosed with infectious diarrhea from January to December 2024. Variables analyzed included age, sex, nutrtional status based on weight for age indicators, basic immunization status, and type of infectious diarrhea. Most occured in infant aged 6–9 months (33,3%) and were more common in males (59,9%). Undernutrition was the most frequent basic immunization (41,4%) and most infants had received complete basic immunization (79,2%). Non dysenteric diarrhea was more frequent (59,4%). Statistical analysis showed no significant association between nutritional status or basic immunization status and infectious diarrhea, indicating that other factors may contribute to its occurrence Abstrak. Diare masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia 0–1 tahun akibat sistem pencernaan dan imun yang belum berkembang optimal. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan gangguan tumbuh kembang. Status gizi dan status imunisasi diduga berhubungan dengan kejadian diare infeksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan status imunisasi dasar dengan kejadian diare infeksi pada anak usia 0–1 tahundi RSUD Al-Ihsan Bandung tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan data sekunder rekam medis. Subjek penelitian berjumlah 399 anak usia 0–1 tahun yang terdiagnosis diare infeksi sejak periode Januari–Desember 2024. Data meliputi usia, jenis kelamin, status gizi berdasarkan berat badan menurut usia, status imunisasi dasar, dan jenis diare infeksi. Hasil menunjukkan kejadian diare infeksi paling banyak pada usia 6–9 bulan (33,3%) dan anak laki-laki (59,9%). Sebagian besar anak memiliki status gizi kurang (41,4%) dan imunisasi dasar lengkap (79,2%). Jenis diare infeksi terbanyak dalah non-disentri (59,4%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara status gizi maupun status imunisasi dengan kejadian diare infeksi. Kejadian diare mungkin dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel penelitian.