Yani Triyan
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Sifilis Yogi Zahary Ramdhan; Yani Triyan; Mia Yasmina Andarini; Rafdi Ahmed; Nugraha Sutadipura
Bandung Conference Series: Medical Science 1335-1342
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22617

Abstract

Abstract. Syphilis in pregnancy remains a public health problem because it can cause various pregnancy complications, including congenital syphilis, preterm birth, and fetal death. Early detection through serological examination is an important step in preventing vertical transmission. This study aimed to describe the characteristics of pregnant women with syphilis. This research was a descriptive study. Data were obtained from medical records of pregnant women who underwent syphilis serological testing. The sampling technique used was total sampling, with a total of 130 pregnant women included. The variables analyzed consisted of age, education level, parity, and occupation. Data were presented in the form of frequency distributions and percentages. The results showed that most pregnant women were in the 20–35 year age group (84,6%), had secondary education (84,6%), were employed (60,8%), and had primiparous and multiparous parity in equal proportions (50% each). The conclusion of this study indicates that syphilis among pregnant women was predominantly found in those of reproductive age, with secondary education, employed status, and primiparous or multiparous parity. Therefore, strengthening routine screening and follow-up treatment for syphilis in pregnant women is necessary. Abstrak. Sifilis pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan, seperti sifilis kongenital, kelahiran prematur, hingga kematian janin. Deteksi dini melalui pemeriksaan serologis merupakan langkah penting dalam pencegahan penularan vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian sifilis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis ibu hamil yang menjalani pemeriksaan serologis sifilis. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 130 ibu hamil. Variabel yang dianalisis meliputi usia, tingkat pendidikan, paritas, dan pekerjaan. Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil berada pada kelompok usia 20–35 tahun (84,6%), memiliki tingkat pendidikan menengah (84,6%), bekerja (60,8%), serta memiliki paritas primipara dan multipara dengan proporsi yang sama (masing-masing 50%). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian sifilis pada ibu hamil didominasi oleh usia reproduktif, pendidikan menengah, status bekerja, serta paritas primipara dan multipara, sehingga diperlukan penguatan skrining dan tindak lanjut pengobatan sifilis pada ibu hamil.