Ditar Rahma Shafara
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Anemia pada Kehamilan dengan Stunting pada Anak Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Bulakamba Kabupaten Brebes Tahun 2024 Ditar Rahma Shafara; Yuli Susanti; Yani Dewi Suryani
Bandung Conference Series: Medical Science 1343-1350
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22619

Abstract

Abstract. Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, with anemia in pregnant women being a factor that can affect fetal growth during the intrauterine period. This study examined the relationship between anemia in pregnant women and stunting in children aged 12–24 months at the Bulakamba Community Health Center, Brebes Regency, in 2024. Using an analytical observational design with a cross-sectional approach, data from 74 children and their mothers obtained from community health center reports were selected using random sampling. The analysis used the Chi-square test. The results showed that 64.9% of mothers had anemia and 61% of children were stunted. There was a significant relationship between anemia in pregnancy and the incidence of stunting in children. Prevention and early detection of anemia in pregnant women can reduce the prevalence of stunting. Abstrak. Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan anemia pada ibu hamil sebagai faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan janin selama masa intrauterin. Penelitian ini mengkaji hubungan anemia pada ibu hamil dengan stunting pada anak usia 12–24 bulan di Puskesmas Bulakamba, Kabupaten Brebes, tahun 2024. Dengan desain penelitian analitik obervational dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), data dari 74 anak beserta ibu mereka yang diperoleh dari data laporan puskesmas dipilih secara random sampling. Analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan 64,9% ibu mengalami anemia dan 61% anak stunting. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting pada anak. Pencegahan dan deteksi dini anemia pada ibu hamil dapat menurunkan prevalensi stunting.