Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Evaluasi Kerja terhadap Peningkatan Produktifitas Kerja Aparatur Desa di Desa Lolofaoso Lalai Kabupaten Nias Selvi Hendra Mendrofa; Sukaaro Waruwu; Delipiter Lase; Fatolosa Hulu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14452

Abstract

Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah: “Apakah ada pengaruh Evaluasi kerja terhadap Produktifitas kerja Aparatur Desa Di Desa Lolofaoso Lalai Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui apakah ada pengaruh evaluasi kerja terhadap produktifitas kerja Aparatur Desa Di Desa Lolofaoso Lalai Kecamatan Hiliserangkai Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perangkat desa yang berjumlah 11 Orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan data yang diperoleh secara langsung dari responden melalui instrumen angket yang telah disusun sesuai dengan variabel penelitian. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari penelitian yang dilakukan, maka diperoleh hasil bahwa: (1) berdasarkan hasil validitas butir soal angket diperoleh data bahwa angket yang telah disusun oleh penulis memenuhi kriteria valid atau layak untuk digunakan sebagai alat pengumpul data penelitian ini. (2) Besar pengaruh evaluasi kerja terhadap produktifitas kerja aparatur Desa Di Desa Lolofaoso Lalai Kecamatan Hiliserangkai adalah 50.2%. (3) Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis diterima Ha jika rhitung > rtabel atau 7.314 > 2.306 sehingga dengan demikian hipotesis Ha diterima yang berada pada korelasi tinggi, atau dengan kata lain: “ada pengaruh evaluasi kerja terhadap produktifitas kerja Aparatur Desa Di Desa Lolofaoso Lalai Kecamatan Hiliserangkai”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa evaluasi kerja memiliki peranan yang cukup kuat dalam mendukung peningkatan produktifitas aparatur desa, terutama dalam pelaksanaan tugas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan pencapaian sasaran kerja yang telah ditetapkan.