Wina Triyani
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Amuntai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN BEDAH RUMAH DI DESA PASAR SENIN KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Wina Triyani; Irza Setiawan; Ahmad Baihaqi
Al Iidara Balad Vol. 8 No. 1 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.8.1.2237

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa fenomena, yaitu: Pelaksanaan perbaikan rumah belum dilakukan secara bersamaan meskipun material bantuan telah didistribusikan, pemahaman masyarakat penerima bantuan terhadap pelaksanaan program masih terbatas karena penyampaian informasi belum merata, serta material bantuan yang diberikan belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan perbaikan rumah. Fokus kajian ini diarahkan untuk mengevaluasi sejauh mana Program Bantuan Bedah Rumah di Desa Pasar Senin, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara berjalan efektif pada tahap pelaksanaannya. Selain itu, berbagai aspek yang turut memengaruhi keberhasilan program tersebut turut diidentifikasi secara mendalam. Pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif menjadi metode yang dipilih dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, sementara dua belas informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dengan Kondensasi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Program Bantuan Bedah Rumah Di Desa Pasar Senin Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara saat ini dikatakan Cukup Efektif yang diukur berdasarkan teori menurut Duncan yang dikutip Richard M. Steers dalam Mudiana dkk. (2024:17) yaitu: Pertama, sub variabel pencapaian tujuan dengan indikator kurun waktu pencapaian Kurang efektif, Indikator Sasaran (Target yang Konkret) cukup efektif dan Indikator dasar hukum program cukup efektif; Kedua, sub variabel integrasi dengan indikator prosedur cukup efektif dan Indikator proses sosialisasi kurang efektif ; Ketiga, sub variabel adaptasi dengan indikator peningkatan kemampuan cukup efektif dan Indikator sarana prasarana Kurang efektif. Adapun faktor pendukung meliputi adanya dukungan dari berbagai pihak dan kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya kejelasan waktu pelaksanaan dan adanya perubahan status penerima.