Pendidikan Pancasila tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan kewarganegaraan, tetapi juga pada kemampuan siswa menganalisis persoalan publik, menyampaikan pendapat secara beralasan, bekerja sama, dan berpartisipasi secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis multimedia terhadap civic skills siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain nonequivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian simulatif terdiri atas 64 siswa kelas VIII di SMP Negeri X, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 32 siswa. Kelompok eksperimen belajar menggunakan multimedia yang mengintegrasikan teks, gambar, video, animasi, kasus kewarganegaraan, pertanyaan interaktif, dan aktivitas diskusi, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan media yang biasa digunakan guru. Civic skills diukur melalui dua dimensi, yaitu intellectual skills dan participatory skills. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan ANCOVA dengan skor pretest sebagai kovariat pada taraf signifikansi 0,05. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata terkoreksi kelompok eksperimen sebesar 75,23 dan kelompok kontrol sebesar 68,82, dengan F(1, 61) = 38,14, p < 0,001, dan partial eta squared = 0,385. Temuan simulatif ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif berpotensi memperkuat civic skills apabila fitur multimedia dipadukan dengan kegiatan analisis kasus, pengambilan posisi, diskusi, komunikasi, dan refleksi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas teknologi dalam Pendidikan Pancasila ditentukan oleh desain pedagogis yang mengaktifkan proses kognitif dan partisipatif siswa. Kata kunci: civic skills; media pembelajaran interaktif; multimedia; Pendidikan Pancasila; pembelajaran digital