Abstract: The learning demands of social studies in the 21st century strongly emphasize the concept of contextual learning, supporting the development of critical thinking skills and sustainability awareness from elementary school age. However, social studies learning tends to be textual and does not address the factual phenomena that surround students. The purpose of this study is to describe and analyze the stages of implementation of multiliteracy-based student worksheets (Worksheet) in learning social studies about various human needs and their contribution in supporting financial sustainability awareness for elementary school students. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type and a learning case study approach. This study was conducted at one MI in the odd semester of the 2025/2026 academic year. The subjects consist of 30 fourth-graders. Overall, the results of this study reinforce the idea that a multiliteracy approach in social science learning is relevant to be applied in primary schools because it is able to provide contextual learning that can integrate conceptual understanding, critical thinking, and Financial Sustainability Awareness. Students not only understand this concept but can also improve their critical thinking, thus fostering a continuous awareness within themselves. Abstrak: Tuntutan pembelajaran ilmu sosial pada abad ke-21 sangat menekankan konsep pembelajaran kontekstual, mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kesadaran tentang keberlanjutan sejak usia sekolah dasar. Namun, pembelajaran ilmu sosial cenderung bersifat tekstual dan tidak menyinggung fenomena faktual yang ada di sekitar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tahapan pelaksanaan lembar kerja siswa (LKS) berbasis multiliterasi dalam pembelajaran ilmu sosial tentang berbagai kebutuhan manusia dan kontribusinya dalam mendukung kesadaran keberlanjutan finansial bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dan pendekatan studi kasus pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di satu MI pada semester gasal tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas empat. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memperkuat gagasan bahwa pendekatan multiliterasi dalam pembelajaran ilmu sosial relevan untuk diterapkan di sekolah dasar karena mampu memberikan pembelajaran kontekstual yang dapat mengintegrasikan pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan Kesadaran Keberlanjutan Finansial. Siswa tidak hanya memahami konsep ini tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka, sehingga menumbuhkan kesadaran yang berkelanjutan dalam diri mereka.