Reni Purwo Aniarti
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mekanisme koping sebagai kunci resiliensi pada perempuan dewasa muda dengan kanker ginekologi Tiara Maulina Syahda; Reni Purwo Aniarti; Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti; Devita Elsanti
Hik Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1509

Abstract

Background: The reproductive health of young adult women is vulnerable to disorders, one of which is gynecological cancer, which is the leading cause of death of women in the world and Indonesia. Early detection of cancer, such as through IVA, is still low, including in Central Java. Gynecologic cancer causes physical and psychological distress, so that coping mechanisms and resilience are very important to support patient adaptation. Purpose: To knowing the relationship between coping mechanisms and resilience in young adult women who experience gynecological cancer. Method: This quantitative study used a cross-sectional approach. The sample consisted of 94 respondents aged 20-40 years, using a consecutive sampling method. Data were collected using a questionnaire and analyzed using statistical tests. Data analysis used the chi-square test. Results: The chi square test analysis show that there is a relationship between coping mechanisms and resilience in young adult women who experience gynecological cancer with a p-value of 0.001. Conclusion: There is a relationship between coping mechanisms and resilience in young adult women who experience gynecological cancer.   Keywords: Coping Mechanism; Gynecological Cancer; Resilience.   Pendahuluan: Kesehatan reproduksi wanita dewasa muda rentan terhadap gangguan, salah satunya kanker ginekologi, yang menjadi penyebab utama kematian wanita di dunia dan Indonesia. Deteksi dini kanker, seperti melalui IVA, masih rendah, termasuk di Jawa Tengah. Kanker ginekologi menimbulkan tekanan fisik dan psikologis, sehingga mekanisme koping dan resiliensi sangat penting untuk mendukung adaptasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan resiliensi pada wanita usia dewasa muda yang mengalami kanker ginekologi. Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 94 responden yang berusia 20-40 tahun dengan menggunakan metode consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Analisis uji chi square menunjukan bahwa terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan resiliensi pada wanita usia dewasa muda yang mengalami kanker ginekologi dengan hasil p-value 0,001. Simpulan: Terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan resiliensi pada wanita usia dewasa muda yang mengalami kanker ginekologi.   Kata Kunci: Kanker Ginekologi; Mekanisme Koping; Resiliensi.
Pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi Yayu Lestari; Reni Purwo Aniarti; Happy Dwi Aprilina; Devita Elsanti
Hik Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2521

Abstract

Background: Gynecological cancer is a major cause of death in women, affecting the reproductive organs. Chemotherapy, a gynecological cancer treatment, can kill cancer cells but can cause physical and psychological side effects. Therefore, increasing knowledge capacity is necessary to encourage patient compliance with chemotherapy. One effort to improve knowledge and compliance with chemotherapy is through a telehealth intervention, the chemotherapy information system. Purpose: To determine the effect of the chemotherapy information system on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients. Method: This quantitative study used a pre-experimental approach with a one-group pre-post-test. The study was conducted at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Regional General Hospital in the Wijayakusuma Ward from December 2024 to January 2025. The sample size for this study was 33 gynecological cancer patients, selected using consecutive sampling. The research instruments used included a chemotherapy knowledge questionnaire and a modified MMAS-8 compliance questionnaire. The intervention was conducted for 3 weeks, with patients using the education and schedule reminder features in the chemotherapy information system application. The Wilcoxon signed-rank test was used for analysis. Results: The average knowledge score increased from 62.50 (pre-test) to 81.25 (post-test). The compliance rate also increased from 6.36 (pre-test) to 7.42 (post-test). Statistically, SIKEMO had a significant effect on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Conclusion: The chemotherapy information system intervention significantly increased knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Effective use of the chemotherapy information system application provided patients with the necessary information to improve their understanding and adherence to the chemotherapy schedule. Suggestion: Future research could expand the analysis of chemotherapy information system participant characteristics to understand specific factors contributing to gynecological cancer management. Developing the chemotherapy information system application to be more compatible with various smartphone models and simplifying the download process through the application platform.   Keywords: Adherence; Chemotherapy; Chemotherapy Information System; Gynecological Cancer Patients; Knowledge.   Pendahuluan: Kanker ginekologi merupakan salah satu penyumbang kematian utama pada perempuan yang menyerang organ reproduksi. Kemoterapi sebagai salah satu pengobatan kanker ginekologi yang dapat digunakan membunuh sel kanker, tetapi menyebabkan efek samping secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengetahuan untuk mendorong kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi. Upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi salah satunya dengan intervensi tele-health berupa Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan one group pre-post-test. Penelitian dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto di ruang Wijayakusuma, pada Desember 2024 - Januari 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 pasien kanker ginekologi yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan kemoterapi dan kuesioner kepatuhan MMAS-8 yang telah dimodifikasi. Intervensi dilakukan selama 3 minggu, pasien menggunakan fitur edukasi dan pengingat jadwal pada aplikasi SIKEMO. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 62.50 (Pre-test) menjadi 81.25 (Post-test). Tingkat kepatuhan juga mengalami peningkatan dari 6.36 (pre-test) menjadi 7.42 (Post-test). Secara statistik, terhadap pengaruh signifikan SIKEMO terhadap pengetahuan dan kepatuhan kemoterapi pasien kanker ginekologi dengan p-value = 0.000 (p<0.05). Simpulan: Intervensi SIKEMO berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan tingkat kepatuhan menjalani kemoterapi pasien kanker ginekologi (p-value= 0.000). Penggunaan aplikasi SIKEMO secara efektif mampu membekali pasien dengan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan dalam mengikutijadwal prosedur kemoterapi. Saran: Penelitian selanjutnya, dapat memperluas analisis data karakteristik partisipan SIKEMO untuk memahami faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada penangan kanker ginekologi. Mengembangkan aplikasi SIKEMO agar lebih kompatibel dengan berbagai jenis smartphone dan mempermudah proses pengunduhan melalui platform aplikasi.   Kata Kunci: Kemoterapi; Kepatuhan; Pasien Kanker Ginekologi; Pengetahuan; Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO).