Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN KONSEP DIRI TERHADAP PENYESUAIAN DIRI DI SEKOLAH PADA SISWA SMP KELAS VII DI KECAMATAN TABANAN Sukasari, Putu Indah; Ari Wilani, Ni Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 4 No 02 (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.711 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2017.v04.i02.p08

Abstract

Penyesuaian diri di sekolah adalah kemampuan individu dalam menghadapi perubahan pada lingkungan sekolah yang baru dan di dalamnya terdapat usaha untuk mencapai hubungan harmonis antara tuntutan lingkungan sekolah yang baru dengan tuntutan yang berasal dari dalam diri individu. Penyesuaian diri di sekolah dipengaruhi oleh faktor lingkungan teman sebaya dan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dukungan sosial teman sebaya dan konsep diri terhadap penyesuaian diri di sekolah pada siswa SMP kelas VII di Kecamatan Tabanan. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII di Kecamatan Tabanan yang diwakili oleh SMP Negeri 1 Tabanan sebanyak 308 subjek. Metode pengambilan data menggunakan skala dukungan sosial teman sebaya, skala konsep diri, dan skala penyesuaian diri di sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan two stage cluster sampling. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan F=77,030; dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) hal ini berarti bahwa dukungan sosial teman sebaya dan konsep diri secara bersama-sama berperan terhadap penyesuaian diri di sekolah. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,336 artinya sumbangan efektif dukungan sosial teman sebaya dan konsep diri terhadap penyesuaian diri di sekolah sebesar 33,6% sedangkan sisanya sebesar 66,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: dukungan sosial teman sebaya, konsep diri, penyesuaian diri di sekolah, siswa SMP kelas VII
BULLYING PADA REMAJA : APA SAJAKAH DAMPAKNYA TERHADAP PSIKOLOGIS DAN PRESTASI AKADEMIK KORBAN? Ayu Ratih Kumala Dewi, Putu; Ari Wilani, Ni Made
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.933-937

Abstract

Bullying didefinisikan sebagai suatu perilaku/tindakan yang dilakukan oleh sekelompok atau suatu individu tertentu yang bertujuan untuk menyakiti atau menakuti orang lain. Kasus perundungan atau  ini masih terjadi hingga saat ini salah satunya di negara Indonesia. Menurut  data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bahwa dari tahun 2011 – 2018 menunjukkan Bullying kenaikan tiap tahunnya. Selama periode 2016-2020 KPAI telah menerima aduan dari 480 anak yang menjadi korban Bullying di sekolahnya. Melihat hal tersebut, penyusunan literatur ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca tentang bahaya atau dampak negative dari tindakan Bullying terhadap korban. Penelitian menunjukan bahwa dampak Bullying pada psikologis korban yaitu penurunan kepercayaan diri, kecemasan, tidak mau bergaul, tidak bersemangat, sedih, marah, membenci dirinya sendiri bahkan hingga memiliki kecenderungan depresi. juga berdampak terhadap prestasi akademik korban yaitu, penurunan motivasi belajar.
Improved Cognitive Distortion Detection using IndoBERT and Important Words Approach for Bahasa Indonesia Suputra, I Putu Gede Hendra; Linawati, Linawati; Sukadarmika, Gede; Putra Sastra, Nyoman; Ari Wilani, Ni Made; Agus Setiawan, I Made
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 6 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.6.3576

Abstract

Irrational or deviant thinking is a cognitive condition characterized by distortion in perception and reasoning. Such cognitive distortions are often reflected in an individual's speech and writing. Detecting distorted thinking at an early stage is crucial, as it can help mitigate the risk of severe depression. Cognitive Behavior Therapy (CBT) is one of the most widely studied approaches in psychotherapy research for depression. It has been recognized as an effective method for addressing cognitive distortions, depression, and negative thought patterns. Recent advancements in online CBT, particularly those incorporating Natural Language Processing (NLP) techniques, have significantly improved the diagnosis and treatment of cognitive distortions. Numerous studies have explored detecting and classifying cognitive distortions using machine learning models. Cognitive distortion detection is a form of short-text classification that presents a notable challenge – the limited availability of features that effectively capture a text's meaning or intent. Despite these challenges, BERT remains a consistently effective model across various text classification tasks. This study proposes a novel model for detecting cognitive distortions by introducing a new approach that combines sentence-level features from IndoBERT with keyword features derived from the class-based TF-IDF framework. The integration of these two feature sets demonstrated promising results, achieving an average accuracy of 0.787 and an F1 score of 0.769. These values represent improvements of 3.39% and 3.45%, respectively, compared to the IndoBERT-based detection model only. These findings highlight the potential of the proposed model as a valuable early detection tool to support online CBT programs.