Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Model Evaluasi DIPPO pada Program P5 Tema Penguatan Kearifan Lokal Mata Pelajaran Kimia SMA di Papua Christiana Niken Larasati; Murtihapsari Murtihapsari; Yunita Pare Rombe; Siti Fatima Rahmadani; Apriani Sulu Parubak; Viktoria Yulianto Nugroho; Ramlah Ramlah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 4 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i4.5647

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan model evaluasi DIPPO (Design, Input, Process, Product, Outcome) untuk mengevaluasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema Penguatan Kearifan Lokal pada mata pelajaran Kimia SMA di Papua, serta mendeskripsikan desain, kelayakan, kepraktisan, dan hasil evaluasi program. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) Borg & Gall melalui sepuluh tahap, mulai dari studi pendahuluan hingga diseminasi. Subjek berjumlah 180 orang, terdiri atas 5 pakar, 25 kepala sekolah dan tutor, serta 150 guru Kimia. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket validasi ahli, angket instrumen, dan lembar kepraktisan UEQ. Analisis data meliputi analisis kualitatif Miles dan Huberman serta analisis kuantitatif menggunakan Aiken's V, CVI, CVR, EFA, CFA, dan Item Response Theory model Graded Response Model berbantuan R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DIPPO terdiri atas buku model, buku panduan implementasi, dan instrumen evaluasi dalam format e-book (flipbook). Model dinyatakan valid secara isi dengan nilai rata-rata >0,80 (CVI) dan >0,49 (CVR). Validitas konstruk diuji dengan EFA dan CFA pada sampel yang sama, yaitu 150 guru Kimia (tidak dipisah menjadi dua sampel), sehingga indeks kecocokan model perlu ditafsirkan secara hati-hati; hasilnya menunjukkan 30 butir dengan loading factor yang memenuhi dan indeks good fit. Instrumen memiliki karakteristik butir yang baik, reliabilitas Cronbach's alpha 0,86 dan omega 0,91. Model dinilai sangat praktis. Hasil evaluasi program berada pada kategori baik/berkembang, dengan kesenjangan pada aspek desain. Perbaikan diperlukan melalui penyusunan desain yang operasional, pembelajaran berbasis proyek, dan pelibatan pemangku kepentingan lokal.