Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN KAWASAN RAWAN BENCANA DAN BERISIKO DAPAT MENIMBULKAN BENCANA DI DISTRIK KENYAM KABUPATEN NDUGA Budi Tabuni; Dafyar Eliadi; Edi Mulyadi
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Distrik Kenyam Kabupaten Nduga merupakan salah satu wilayah di Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi akibat kondisi geografis yang didominasi pegunungan, lereng curam, curah hujan tinggi, serta keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas wilayah. Namun demikian, hingga saat ini masih terdapat kesenjangan antara tingginya potensi ancaman bencana dengan ketersediaan informasi spasial mengenai kawasan rawan bencana serta implementasi upaya mitigasi bencana yang berbasis pada karakteristik wilayah dan kerentanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan kawasan rawan bencana di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, mengidentifikasi upaya mitigasi bencana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan bencana di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga, Sekretaris BPBD Kabupaten Nduga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Distrik, dan Kepala Kampung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan kawasan rawan bencana di Distrik Kenyam mengidentifikasi beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya. Upaya mitigasi bencana yang dilakukan meliputi pemetaan kawasan rawan bencana, peningkatan kapasitas masyarakat, sosialisasi kebencanaan, pelestarian lingkungan, penguatan sistem peringatan dini, serta koordinasi antarinstansi terkait. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan bencana terdiri atas tingkat ancaman bencana, kerentanan masyarakat, dan kondisi lingkungan. Tingginya curah hujan, kondisi topografi yang kompleks, rendahnya kapasitas masyarakat, serta belum optimalnya pengelolaan lingkungan menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko bencana di Distrik Kenyam.