Sulhatun
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Briket Arang dari Campuran Limbah Sekam Padi dan Pelepah Kelapa Sawit Menggunakan Perekat Tepung Tapioka Maya Febriyanti Sibuea; Rauzatul Rahmah; Wusnah; Muhammad; Sulhatun; Iqbal Kamar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i4.26396

Abstract

Briket adalah bahan bakar padat berbasis karbon yang memiliki nilai kalor tinggi dan mampu mengalami pembakaran berkepanjangan. Penelitian ini mengeksplorasi pengolahan limbah sekam padi dan pelepah kelapa sawit menjadi briket sebagai substitusi bahan bakar, dengan memanfaatkan tepung tapioka sebagai agen perekat melalui proses karbonisasi. Variabel yang diteliti mencakup perbandingan bahan baku, ukuran partikel, dan konsentrasi perekat. Prosedur meliputi karbonisasi sekam padi pada suhu 250∘C selama 1 jam serta pelepah kelapa sawit pada 300∘C selama 2 jam, dilanjutkan pencampuran, pemadatan briket, dan pengeringan pada 105∘C. Parameter analisis meliputi kadar air, kadar abu, zat volatil, karbon terikat, serta nilai kalor. Hasil mengungkap pengaruh signifikan rasio bahan baku, konsentrasi perekat, dan ukuran partikel terhadap karakteristik fisikokimia dan termal briket. Formulasi optimal dicapai pada komposisi arang sekam padi:pelepah kelapa sawit 25:75, ukuran partikel 80 mesh, dan perekat 8%, yang menghasilkan kadar air 4,4%, kadar abu 11%, zat menguap 14%, karbon terikat 70,6%, serta nilai kalor 4542,0 kal/g.
Pengaruh Variasi Pati Sukun (Artocarpus Altilis) dan Gliserol terhadap Karakteristik Edible Film Wiza Ulfa Fibarzi; Rizka Nurlaila; Riza Andira; Fikri Hasfita; Sulhatun; Merymistika Yufrani Afred
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 2 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26798

Abstract

Peningkatan limbah plastik yang sulit terdegradasi menjadi permasalahan serius bagi lingkungan, khususnya dalam sektor pengemasan pangan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif kemasan ramah lingkungan yang bersifat biodegradable, seperti edible film berbasis pati. Meskipun pemanfaatan pati dan plasticizer telah banyak diteliti, kajian mengenai pengaruh kombinasi pati sukun (Artocarpus altilis) dengan plasticizer campuran serta keterkaitannya terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi pati sukun (3, 4, 5, dan 6 gr) dan gliserol (2, 3, 4 dan 5 ml) dengan penambahan sorbitol terhadap karakteristik edible film. Karakterisasi meliputi kadar air, swelling, kuat tarik, elongasi, biodegradabilitas, serta analisis gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air pati sebesar 11,92% telah memenuhi standar. Nilai kuat tarik berkisar antara 0,80–1,11 MPa, sedangkan elongasi 7,44–9,58%. Peningkatan konsentrasi gliserol menurunkan kuat tarik namun meningkatkan fleksibilitas film. Nilai swelling terendah sebesar 11,26% diperoleh pada formulasi 3 gram pati dan 2 mL gliserol. Seluruh sampel menunjukkan biodegradabilitas yang sangat baik dengan degradasi 100% dalam waktu kurang dari satu minggu. Analisis FTIR menunjukkan tidak terbentuknya gugus fungsi baru, sehingga interaksi yang terjadi bersifat fisik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi pati sukun dan plasticizer campuran berpotensi menghasilkan edible film dengan biodegradabilitas tinggi, meskipun diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan sifat mekaniknya agar memenuhi standar yang berlaku.