Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Relationship Between Emotional Regulation and Anxiety Among Nurses During the Covid-19 Pandemic Rakhman, Arif; Khodijah; Oktiawati, Anisa
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2022): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.263 KB)

Abstract

The Coronavirus Disease (COVID-19) outbreak occurred in almost all of countries. This phenomenon causes changes in various aspects of life, such as health, economic, social, psychological, cultural, and more. Psychological responses experienced by health workers are the feelings of anxiety about their health and the spread of the virus to their families. Hence, nurses need to understand the problems that being faced, therefore they have no difficulties in recognizing their emotions. The ability of nurses to regulate their emotions is needed to focus on dealing with a problem. This study aims to determine the relationship between emotional regulation and anxiety among nurses during the COVID-19 pandemic. This is quantitative research with a descriptive correlation design and a cross sectional approach. The sampling technique that used was accidental sampling with a total of 202 respondents, which was carried out during July 2020. The results of the pearson product moment analysis obtained that p-value is 0.007 < 0.05. It can be concluded that there is a relationship between emotional regulation and anxiety among nurses during the COVID-19 pandemic. Nurses are expected to be able to control their emotions, therefore they can recognize problems and determine appropriate actions, thus anxiety will not occur
PENDAMPINGAN KADER PPKBD DAN KELOMPOK MASA PRAKONSEPSI DESA SURAJAYA KECAMATAN PEMALANG MEWUJUDKAN GENERASI BEBAS STUNTING Listina, Osie; Cahyanta, Agung Nur; Oktiawati, Anisa; Ayundari, Sukma Marifat; Azam, Rizki Restiana
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i2.738

Abstract

Permasalahan utama mitra adalah bagaimana bentuk pendampingan Kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) terkait upaya percepatan penurunan angka stunting dan bagaimana cara memberikan edukasi dan konseling kepada kelompok masa prakonsepsi di Desa Surajaya dalam menyiapkan kehamilan yang sehat untuk mencegah stunting. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pendampingan Kader PPKBD terkait upaya percepatan penurunan angka stunting khususnya di Desa Surajaya dengan mengolah dan memproduksi, makanan tambahan yang kaya gizi untuk balita stunting dan memberikan edukasi serta konseling dengan melakukan “Kampanye Keluarga Hebat” kepada kelompok masa prakonsepsi atau remaja calon pengantin. Metode yang dilakukan dengan lima tahapan kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi (pelatihan dan edukasi), pendampingan dan evaluasi kegiatan, serta keberlanjutan program. Hasil analisis data diperoleh bahwa konsep stunting vs faktor risiko melahirkan anak stunting memiliki sig 0.000 (artinya kurang dari 0,05) menandakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terkait stunting dengan pengetahuan responden terhadap pertanyaan terkait konsep stunting, faktor risiko melahirkan anak stunting, perencanaan kehamilan, dan sanitasi dan higienitasi setelah dilakukan penyuluhan.
PARENTING SELF EFFICACY IBU REMAJA DALAM MERAWAT BAYI BARU LAHIR (BBL) Insani, Uswatun; Satria, Ramadhan Putra; Oktiawati, Anisa; Rosaria, Theodora
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v19i2.1181

Abstract

 Ibu remaja dalam menjalankan perannya sebagai ibu baru dalam merawat bayi yang baru dilahirkannya memerlukan adanya dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya dari pasangannya, tetapi juga keluarga dalam lingkungan sekitarnya serta dukungan dari petugas kesehatan. Ibu remaja pada umumnya mempunyai kesiapan fisik dan pengetahuan yang belum memadai, sehingga perlu disiapkan agar kepercayaan diri (self efficacy) ibu meningkat dalam merawat bayinya agar tumbuh kembangnya optimal, tercukupi kebutuhan fisik dan psikologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepercayaan diri / keyakinan diri (self efficacy) remaja dalam merawat bayi baru lahir.
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA SISWA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Faisaluddin, Faisaluddin; Ni’mah, Jumrotun; Itsna, Ita Nur; Oktiawati, Anisa; Insani, Uswatun
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6104

Abstract

Adolescence is a period of development characterized by identity exploration and increased social interaction, including with peers. Peers have a significant influence on adolescent behavior, including in the sexual aspect. This study aims to determine the influence of peers on the sexual behavior of grade X students at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach and involved 119 respondents selected through purposive sampling technique. Data collection instruments used validated peer and sexual behavior questionnaires. The results showed that most of the respondents (49.6%) showed mild risky sexual behavior, while 6.7% were involved in severe risky sexual behavior. Peer variables contributed significantly to sexual behavior with a Nagelkerke R² value of 0.109 and a significance of p = 0.001. This finding confirms that the greater the influence of peers, the higher the likelihood of adolescents engaging in sexual behavior. Although the contribution is not dominant, peers are shown to have an important role in shaping adolescent sexual behavior. These results provide a basis for interventions that target adolescent social dynamics, both in school and family settings. ABSTRAK Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh eksplorasi identitas dan peningkatan interaksi sosial, termasuk dengan teman sebaya. Teman sebaya memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku remaja, termasuk dalam aspek seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku seksual siswa kelas X di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 119 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner teman sebaya dan perilaku seksual yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (49,6%) menunjukkan perilaku seksual berisiko ringan, sedangkan 6,7% terlibat dalam perilaku seksual berisiko berat. Variabel teman sebaya berkontribusi secara signifikan terhadap perilaku seksual dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,109 dan signifikansi p = 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa semakin besar pengaruh teman sebaya, semakin tinggi pula kemungkinan remaja terlibat dalam perilaku seksual. Meskipun kontribusinya tidak dominan, teman sebaya terbukti memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku seksual remaja. Hasil ini memberikan dasar bagi intervensi yang menargetkan dinamika sosial remaja, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Analisis Bibliometrik Pengaruh Madu sebagai Salah Satu Terapi Komplementer pada Balita dengan ISPA Lestari, Nur Eni; Jumari, Jumari; Oktiawati, Anisa
Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 10, No 1 (2024): JOURNAL NURSING CARE
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jnc.v10i1.1031

Abstract

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada balita dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak di seluruh dunia. ISPA dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan, perkembangan, dan kesejahteraan balita, serta menyebabkan beban emosional dan finansial pada keluarga. Penggunaan terapi komplementer, seperti penggunaan madu, telah diidentifikasi sebagai alternatif yang efektif dalam meredakan gejala ISPA pada balita.Tujuan: Mengetahui analisis bibliometrik pengaruh madu sebagai salah satu terapi komplementer pada balita dengan ISPAMetode: Studi bibliometrik ini menggunakan metode VOSviewer untuk menganalisis literatur terkait penggunaan madu sebagai terapi komplementer pada balita dengan ISPA.Hasil: Terdapat lima kluster kata kunci yang signifikan dalam literatur terkait ISPA pada balita. Kluster pertama berfokus pada penggunaan bahan-bahan alami seperti madu dalam pengobatan, khususnya terkait dengan kondisi kesehatan seperti batuk akut pasca-infeksi. Kluster kedua terkait dengan penelitian tentang tanaman obat dan produk-produk turunannya dalam pengobatan atau terapi kesehatan. Kluster ketiga tentang pengelolaan batuk akut dan penggunaan algoritma dalam merumuskan strategi pengobatan, terutama pada remaja. Kluster keempat berkaitan dengan penggunaan produk obat herbal dan terapi fitoterapi pada anak-anak dengan kondisi pernapasan akut. Kluster kelima tentang penelitian khusus tentang penggunaan bromelin dalam pengobatan batuk.Simpulan: Hasil analisis bibliometrik ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang tren dan fokus penelitian terkait pengobatan ISPA pada balita serta potensi penggunaan terapi komplementer, seperti penggunaan madu, dalam merawat kondisi tersebut. Penelitian lebih lanjut dapat terfokus pada validitas dan efektivitas penggunaan terapi komplementer dalam mengatasi ISPA pada balita serta mekanisme kerja efek terapi.
Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Deteksi Dini Sindroma Metabolik pada Remaja Oktiawati, Anisa; Itsna, Ita Nur; Insani, Uswatun; Ni’mah, Jumrotun; Faisaluddin, Faisaluddin; Unayah, Maelia; Geglorian, Theodora Rosaria; Ristian, Mohamad Anggie; Efendi, Wisda Dwilina; Safira, Indi Anis
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.920

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) pada remaja mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan meningkatnya kejadian sindroma metabolik. Sindroma metabolik merupakan kumpulan faktor risiko berupa obesitas sentral, hipertensi, dan gangguan metabolik yang berperan penting dalam terjadinya DMT2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan DMT2 melalui deteksi dini sindroma metabolik pada remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMK Famuba Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal dengan sasaran siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, disertai wawancara riwayat kesehatan. Jumlah responden yang mengikuti kegiatan sebanyak 152 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 15–17 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal, namun ditemukan pula responden dengan hipertensi ringan, kecenderungan hipotensi, serta indikator risiko sindroma metabolik berdasarkan IMT, lingkar perut, dan kadar gula darah. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko DMT2 dan pentingnya deteksi dini sindroma metabolik. Deteksi dini yang disertai edukasi kesehatan menjadi strategi promotif dan preventif yang penting dalam mencegah perkembangan DMT2 pada remaja.