Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Belajar Siswa Sekolah Dasar di dalam Kelas Menggunakan Media Pembelajaran Quizizz Musa Marsel Maipauw; Prisilia Talakua
Journal of Social and Scientific Education Vol. 3 No. 3 (2026): Journal of Social and Scientific Education
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/josse.v3i3.967

Abstract

Teknologi Informasi saat ini sangat berperan aktif dalam bidang Pendidikan, Dimana pemanfaatan teknologi yang baik dan tepat dapat membawa dampak positif bagi para siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil peningkatan kualitas belajar siswa SD di dalam kelas dengan menggunakan media pembelajaran berbasisw Teknologi Informasi yaitu Quizizz dengan jumlah peserta didik 15 siswa pada kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment), penelitian ini didesain dengan penggunaan pretest dan posttest control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok Quizizz. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t (independent sample t-test) untuk melihat hasil belajar antar kelompok. Hasil yang didapat dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan yang diperoleh nilai rata-rata (maen) dari kualitas belajar siswa (nilai) pada kelompok control sebesar 70,5 dengan simpangan baku 3,25 dan untuk kelompok Quizizz atau eksperimen mendapatkan rata-rata nilai sebesar 84,0 dengan simpangan 4,28. Hasil perbedaan dari rata-rata nilai tersebut setelah itu dilakukan uji secara statistic yang menunjukkan nilai t hitung sebesar -6,80 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 11 dan hasil perbandingan nilai t table pada taraf signifikan 5% (α = 0,05) yaitu ±2,201. Karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dalam nilai absolut (−6,80 > 2,201), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, yang mana hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz membawa dampak yang baik bagi kualitas belajar para siswa kelas V SD.
Pengembangan Flipbook Interaktif Berbasis Literasi Digital untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Minggu Musa Marsel Maipauw; Leonid Ritiauw; Alcytha Pascallia Heumassy
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v5i4.5973

Abstract

Transformasi digital menuntut pendidik memiliki kompetensi literasi digital dalam merancang pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Namun, dalam konteks pendidikan nonformal keagamaan, khususnya Sekolah Minggu, pemanfaatan media pembelajaran digital masih terbatas dan cenderung konvensional. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi media yang tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kompetensi pedagogik guru Sekolah Minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan flipbook interaktif berbasis literasi digital serta menguji efektivitasnya dalam penguatan kompetensi pedagogik guru Sekolah Minggu. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah guru Sekolah Minggu pada gereja mitra. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket kompetensi pedagogik, dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menilai kelayakan produk serta menggunakan uji statistik untuk mengukur efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa produk flipbook interaktif terbukti sangat layak berdasarkan penilaian akumulatif validasi ahli sebesar 93,0% (ahli media 90,0% dan ahli materi 92,1%). Pada uji efektivitas penguatan kompetensi pedagogik guru, diperoleh rata-rata presentase sebesar 87,50% (kategori sangat layak) pada uji kelompok sedang yang mencangkup aspek pemahaman karakteristik peserta didik (87,50%), teori belajar dan prinsip pembelajaran (86,50%), pengembangan kurikurum (85,00%, serta pelaksanaan pembelajaran yang mendidik (91,50%). Hasil analisis statistik inferensial menggunakan paired sample t-test juga mengkonfirmasi adanya peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogik guru sebelum dan sesuah penggunaan media.