Diki Somantri
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Understanding and Use of Sundanese Speech Levels (Undak-Usuk Basa) Among Elementary School Students Ranu Sudarmansyah; Asep Rudi Nurjaman; Deden Pradeka; M. Ridwan Sutisna; Nurul Hidayah; Uus Kusnadi; Muh. Husen Arifin; Diki Somantri; Yulia Nuraeni Pebriani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 3 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i3.12416

Abstract

Quality education (SDG 4) requires the internalization of cultural values as the foundation for character development among elementary school students. This study aims to analyze the relationship between students’ cognitive understanding of Sundanese language levels and their contextual written production. The research method used was a quantitative correlational study with a saturated sample of 20 fifth-grade students at SDN Gunungwangi, Majalengka Regency. Data were collected through an objective multiple-choice test for conceptual understanding and a structured written production test for language application, both validated through expert judgment. Descriptive results indicated a mean score of 78.00 for understanding and 76.00 for written production. Inferential analysis yielded a Pearson correlation coefficient of r = 0.794 (p < 0.001) with a coefficient of determination of r2 = 0.630, falling into the strong category based on standard correlation criteria (Guilford), indicating a strong and significant positive relationship between the level of understanding and the written application of Sundanese speech levels. These findings are consistent with initiatives supporting cultural heritage preservation (SDG 11.4), although item-level analysis revealed a pronounced drop in complex honorific registers (55% accuracy). Constrained by a small sample size (N = 20), a single-school site, and written assessment measures, these results imply a critical pedagogical need to focus instruction on complex honorific vocabulary to bridge the gap between theoretical knowledge and practical competence.
Peran Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Diki Somantri; Magdalena Magdalena; Marsanda Claudia Parameswara; Husen Windayana
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengelolaan kelas untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metode studi literatur yaitu melalui beragam sumber-sumber kepustakaan yang relevan seperti buku dan menganalisis jurnal penelitian yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelolaan kelas ini sangat berperan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, hal tersebut terbukti dengan adanya pengelolaan kelas proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Terlaksananya proses pembelajaran yang baik ini dapat di dukung dari beberapa hal yaitu persiapan guru dalam mengelola kelas, komponen-komponen yang mendukung, penerapan, perencanaan pengelolaan kelas, media, pendekatan, dan peran guru. Beberapa yang telah disebutkan merupakan hal-hal dalam pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran, sehingga dengan adanya pengelolaan kelas tujuan pembelajaran dapat tercapai.