This Author published in this journals
All Journal Menara Ilmu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Model Family Boster Berbasis Micro Skill Pada Cargiver Pasien Skizofrenia Dalam Menjegah Kekampbuhan Diwilayah Kerja Puskesmas Anak Air Padang Anisa Febristi; Nicen Suherlin; Dian Rahmi; Nayla Putri Adriani; Tiara Amanda
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No 02 OKTOBER 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.8746

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berisiko mengalami kekambuhan dan membutuhkan perawatan berkelanjutan dengan keterlibatan keluarga sebagai caregiver utama. Keterbatasan pengetahuan, keterampilan komunikasi, pengelolaan perilaku, strategi coping, serta kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan menjadi tantangan dalam perawatan pasien di rumah. Model Family Booster Berbasis Micro Skill dikembangkan sebagai intervensi keluarga yang mengintegrasikan edukasi, pelatihan keterampilan praktis, pendampingan, dan pemantauan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Model Family Booster Berbasis Micro Skill terhadap peningkatan kemampuan caregiver dalam merawat pasien skizofrenia.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang dengan melibatkan 28 caregiver pasien skizofrenia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilaksanakan melalui edukasi, pelatihan komunikasi terapeutik, pengawasan pengobatan, manajemen perilaku, pengelolaan stres, serta pengenalan tanda dini kekambuhan yang diperkuat melalui booster session, pengingat berbasis WhatsApp, dan pemantauan selama delapan minggu. Pengumpulan data menggunakan instrumen KAST, FCQ–Positive Communication, Family Questionnaire, F-COPES, checklist observasi micro skill, dan EWS-CP versi caregiver. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test atau Wilcoxon sesuai distribusi data.Berdasarkan data, hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 9,29 menjadi 13,89, komunikasi terapeutik dari 14,18 menjadi 18,79, coping keluarga dari 93,82 menjadi 99,07, keterampilan manajemen perilaku dari 11,18 menjadi 20,64, serta kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan dari 9,96 menjadi 13,64. Sementara itu, skor expressed emotion mengalami penurunan dari 51,18 menjadi 42,14, yang menunjukkan kecenderungan berkurangnya ekspresi emosi negatif caregiver. Hasil analisis bivariat menunjukkan perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi pada seluruh variabel dengan nilai p0,001, kecuali coping keluarga (p=0,008).Model Family Booster Berbasis Micro Skill menunjukkan potensi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan caregiver, memperbaiki komunikasi terapeutik, menurunkan expressed emotion, serta meningkatkan kemampuan mengenali tanda dini kekambuhan pasien skizofrenia. Pendekatan yang mengintegrasikan latihan keterampilan praktis, penguatan berulang, dan pendampingan berkelanjutan berpotensi dikembangkan sebagai intervensi keperawatan jiwa berbasis keluarga di pelayanan kesehatan primer. Namun, penelitian dengan kelompok kontrol dan pemantauan jangka panjang diperlukan untuk memastikan efektivitas intervensi, khususnya terhadap kejadian kekambuhan pasien.Kata kunci: Skizofrenia; Family Booster; Micro Skill; Caregiver; Komunikasi Terapeutik; Pencegahan Kekambuhan.