Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Vaksin DPT-HB-Hib Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengaron Rahilah Rahilah; Zulliati Zulliati; Nur Lathifah; Laurensia Yunita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.2285

Abstract

Vaksin DPT-HB-Hib merupakan salah satu imunisasi dasar yang berperan penting dalam melindungi bayi dari penyakit difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, dan infeksi Haemophilus influenzae tipe b. Berdasarkan data periode Januari–Mei 2026 dengan jumlah sasaran 280 bayi, rata-rata cakupan hanya 14,3% untuk DPT-HB-Hib1, 11,4% untuk DPT-HB-Hib2, dan 8,9% untuk DPT-HB-Hib3, serta masih terdapat desa dengan cakupan 0%. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kelengkapan pemberian vaksin adalah dukungan keluarga. Tujuan penelitian enganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian vaksin DPT-HB-Hib pada anak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pengaron Tahun 2026. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki anak usia 2 tahun – 5 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pengaron dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Dari 27 orang yang mendapat dukungan keuarga, terdapat 85% yang mendapatkan imunisasi lengkap dan dari 34 responden yang tidak mendapat dukungan, terdapat 82,3% yang tidak lengkap imunisasi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai ρ value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian vaksin DPT-HB-Hib pada bayi. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian vaksin DPT-HB-Hib pada anak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pengaron Tahun 2026. Semakin baik dukungan keluarga, semakin tinggi kemungkinan bayi memperoleh vaksin DPT-HB-Hib secara lengkap. Diperlukan upaya inovatif untuk meningkatkan dukungan keluarga dalam melengkapi imunisasi dasar bayi sesuai jadwal.