Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kreativitas Karyawan yang Kena PHK di Masa Pandemi Covid-19 dalam Menciptakan Lapangan Pekerjaan Baru Bala, Selviani Lobo; Dongoran, Johnson
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.235 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i3.38535

Abstract

Salah satu dampak dari pandemi covid-19 adalah maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kreativitas karyawan yang kena PHK di masa pandemi covid-19 dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan sampel  menggunakan metode purposive sampling yaitu responden yang benar-benar terkena PHK selama masa pandemi covid-19. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 10 karyawan yang terkena PHK selama masa pandemi covid-19. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari responden melalui kuesioner. Kuesioner yang digunakan merupakan jenis kuesioner terbuka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas karyawan dalam penciptaan lapangan kerja baru sama dengan teori mencakup 16 hal yaitu rasa ingin tahu yang besar, memiliki pendapat sendiri, memiliki gagasan pemecah masalah, dapat bekerja sendiri, senang mencoba hal-hal baru, memiliki kemampuan elaborasi, bersikap terbuka terhadap pengalaman baru, inovatif, keinginan untuk menemukan dan meneliti, kelancaran, fleksibel, bekerja keras, pantang menyerah, berkomunikasih dengan baik, suka berimajinasi dan dapat mencari solusi dari masalah.
Tingkat Kinerja Karyawan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Yang Bekerja Dari Rumah (Work From Home) Selama Masa Pandemi Covid 19 Rombe, Maria; Dongoran, Johnson
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.71 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i3.38536

Abstract

Kinerja karyawan menjadi tindakan nyata yang ditampilkan sebagai hasil kerja yang telah dikerjakan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam suatu organisasi atau perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kinerja karyawan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yang bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu responden yang benar-benar bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19 dengan jumlah 10 karyawan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari jawaban responden melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskkriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kinerja karyawan menurun atau kurang maksimal. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu motivasi, bonus, punishment, usia, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, latar belakang sosial budaya, lingkungan kerja, kepemimpinan, umpan balik rekan kerja, pengawasan dari atasan serta sistem upah. Adapun faktor lain yang mempengaruhi kinerja yaitu jaringan internet yang kurang stabil, fasilitas kurang memadai, kepuasan kerja, target penjualan, ruang gerak terbatas dan miskomunikasi.
Tingkat PHK Dan Faktor-Faktor Penyebab PHK Pada Industri Otomotif Selama Masa Pandemi Covid-19 Dominggus, Denisa; Dongoran, Johnson
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.56 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i3.38539

Abstract

Kebijakan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah memberikan dampak pada meningkatnya jumlah karyawan yang di PHK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat PHK dan mengidentifikasi faktor-faktor yang penyebab PHK pada industri otomotif selama pandemi Covid-19. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian penelitian kualitatif, dengan populasi yakni seluruh pelaku industri otomotif. Penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel akhir yakni 7 orang  Manajer/Pimpinan dari industri otomotif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan qiusioner. Dengan instrument penelitian berupa angket faktor penyebab PHK pada industri otomotif. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif, yakni dengan mendeskripsikan data hasil penelitian yang kemudian disesuaikan dengan data hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat PHK pada industri otomoti Kota Palopo meningkat menjadi 20% hingga 30%. Sedangkan faktor-faktor penyebab PHK yaitu menurunnya permintaan yang drastis seiring melemahnya daya beli masyarakat, adanya karyawan yang tidak mencapai target penjualan, serta karyawan yang memasuki usia pensiun dan karyawan kontrak yang masa kontraknya telah habis.
Dampak Pemotongan Gaji pada Perusahaan dan pada Karyawan Selama Masa Pandemic Covid 19 Sampe, Putri Diana; Dongoran, Johnson
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.434 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i3.38584

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak negarif bagi prekonomian, salah satunya pada perusahaan yang mengambil tindakan pemotongan gaji bagi karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pemotongan gaji pada perusahaan dan pada karyawan selama masa pandemi covid 19. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 10 responden yang terdiri dari satu pimpinan dan sembilan karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari jawaban dari pimpinan dan karyawan yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kuesioner yang digunakan adalah jenis kuesioner terbuka. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan pendapatan karyawan akibat dari pemotongan gaji yaitu antara 15% hingga 20%. Dampak pemotongan pada perusahaan mencakup dua hal yakni keuangan perusahaan khususnya dalam sisi pengeluaran yang juga diharapkan bisa menopang kestabilan perusahaan dan beban kerja karyawan dikurangi, sedangkan dampak pemotongan gaji pada karyawan diantaranya yaitu sulit dalam mengelola atau mengatur keuangan, kredit-kredit yang menunggak, kebutuhan karyawan tidak sepenuhnya terpenuhi, beban ekonomi yang semakin meningkat sementara gaji dipotong, motivasi kerja menurun, rasa disiplin yang menurun, acuh tak acuh terhadap pekerjaan, dan hasil kerja yang tidak maksimal. 
Implementation of Technology-Based K3 System to Improve Occupational Safety in Companies Dongoran, Johnson; Dwi Nugroho, Gigih Rirudro
Jurnal Teknologi Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.17.2.123-132

Abstract

Workplace accidents in Indonesia have shown a consistent rise, with 234,270 cases recorded in 2021, emphasizing the need for improved safety measures. This study investigates the impact of implementing technology-based Occupational Safety and Health (OSH) systems at PT. Sinar Makmur Semarang, utilizing a qualitative descriptive approach with interviews and documentation. Findings reveal that while technology like CCTV and personal protective equipment has enhanced safety, challenges such as employee compliance and technological maintenance remain. The study contributes practical recommendations for adopting technology-driven OSH systems and theoretical insights for future research in industrial safety.