Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Status Gizi Dengan Aktivitas Fisik pada Pekerja Vendor Pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan Ad’dhan Dhita; Lutfia Aina Salsabila; Novia Safitri; Rajab Khairul Qolbi; Putri Nabilah; Wafiq Azizah; Nofi Susanti
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol. 2 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4316

Abstract

Status gizi seseorang mempunyai dampak yang signifikan baik terhadap tingkat kesehatan maupun produktivitasnya dalam bekerja. Menjaga daya tahan tubuh hanyalah salah satu manfaat dari pola makan yang baik; itu juga mempengaruhi kapasitas fisik dan mental seseorang untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana status gizi karyawan vendor konstruksi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan berhubungan dengan aktivitas kerjanya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan total sampling sebagai strategi pengambilan sampelnya. Sampel terdiri dari 40 karyawan vendor konstruksi SWRO di UP Belawan. Tiga puluh pertanyaan digunakan untuk mengukur data status gizi (kuesioner). Berdasarkan temuan penelitian, skor status gizi P-score (0,631) menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% (0,05), tidak terdapat korelasi nyata antara aktivitas persalinan dengan status gizi. Mengingat tidak adanya hubungan yang jelas antara keduanya dalam sampel ini, variasi dalam distribusi aktivitas pekerjaan berdasarkan status gizi mungkin disebabkan oleh faktor kebetulan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan aktivitas kerja berdasarkan status gizi, namun tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara keduanya. Meskipun karyawan dengan status gizi berlebih cenderung melakukan tugas-tugas ringan atau sangat ringan, karyawan dengan status gizi lebih mendistribusikan aktivitas pekerjaannya secara lebih merata.
Pengenalan Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Kepedulian Kesehatan Siswa SD 050680 Padang Tualang Dinda Muhajirina; Tri Rahma Sintia; Annisa Latifah Salsabila; Faisal Halim Soritaon Harahap; Putri Nabilah; Elsa Safitri Purba; Susilawati Susilawati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 4 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3749

Abstract

Kesehatan tangan merupakan aspek penting dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Budaya cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan terutama dalam lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi dan sosialisasi dalam membentuk kebiasaan baru di kalangan siswa terkait pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode partisipatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 di SDN 050680 Padang Tualang, Desa Padang Tualang, Langkat. Selain itu, guru, staf sekolah, dan orang tua juga dilibatkan sebagai responden pendukung dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan budaya cuci tangan di sekolah dasar memerlukan kolaborasi antara guru, staf sekolah, siswa, dan orang tua. Peran masing-masing pihak sangat krusial dalam memastikan keberhasilan program ini. Edukasi yang berkelanjutan, fasilitas yang memadai, dan dukungan dari semua pihak adalah kunci utama untuk membangun kebiasaan cuci tangan yang efektif di kalangan siswa.