Rifaul Annisa
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Lingkungan Pendidikan dan Keagamaan dalam Perspektif Pendidikan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development) Putri Sekar Melati; Zahra Faizah; Nida Sayyidah Munawar; Rifaul Annisa; Taufik Rahman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 9 No. 2 (2026): JPPSI, Oktober 2026
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v9i2.109485

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang semakin kompleks dan memerlukan pendekatan berkelanjutan, khususnya di lingkungan pendidikan dan keagamaan yang memiliki peran strategis dalam pembentukan nilai dan perilaku masyarakat. Namun, praktik pengelolaan sampah di lingkungan tersebut masih didominasi pendekatan konvensional dan kurang melibatkan partisipasi komunitas secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan sampah berbasis komunitas di Eco Pesantren DT dalam perspektif Education for Sustainable Development (ESD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pengurus pesantren, pengelola masjid, dan masyarakat sekitar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eco Pesantren DT telah menerapkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi yang meliputi pemilahan di sumber, pengolahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan biopori, ecobrick, serta penerapan ekonomi sirkular melalui bank sampah. Praktik ini tidak hanya menurunkan timbulan sampah residu dan meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai wahana pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan konsep IPA, nilai keagamaan, dan prinsip ESD. Disimpulkan bahwa pengelolaan sampah berbasis komunitas di lingkungan pendidikan dan keagamaan berpotensi menjadi model pendidikan berkelanjutan yang partisipatif, kontekstual, dan transformatif.