Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Fiqih kelas IX di MTsS Ummi Lubuk Pakam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru Fiqih, dan peserta didik kelas IX yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Melalui pembelajaran kelompok yang dipadukan dengan bantuan individual, peserta didik menjadi lebih berani mengemukakan pendapat, bekerja sama dalam menyelesaikan tugas, serta saling membantu memahami materi Fiqih. Penerapan model ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, keaktifan, pemahaman konsep, dan hasil belajar peserta didik. Meskipun masih ditemukan beberapa kendala, seperti perbedaan kemampuan akademik dan partisipasi yang belum merata pada sebagian peserta didik, guru mampu mengatasinya melalui pendampingan dan pengelolaan kelompok secara efektif. Dengan demikian, model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Fiqih di tingkat madrasah tsanawiyah