I Gede Sudirtha
Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAMEN JADI BERMOTIF KAIN TENUN GRINSING MENGGUNAKAN TEKNIK BORDIR Luh Putu Mila Arsani; I Gede Sudirtha; I Dewa Ayu Made Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 2 (2024): July Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i2.69176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pengembangan kamen jadi dengan motif kain tenun gringsing menggunakan teknik bordir. peneltian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan PPE. Adapun tahapan yang dilakukan dalam pengembangan model PPE ini yaitu perencanaan (planning), produksi (production), dan evaluasi (evaluation) dengan angket/kuisioner sebagai alat pengumpulan data. Tahap planning adalah tahapan menganalisis data yang sudah dikumpulkan untuk membuat sebuah desain lalu diwujudkan. Setelah desain disepakati, lanjut pada tahap production. Dalam proses produksi, tentu melalui tahap persiapan dan tahap pelaksanaan produksi kamen jadi. Tahap terakhir yaitu evaluation. Tahap evaluasi adalah melakukan uji kualitas produk terhadap hasil pengembangan kamen jadi. Produk kamen jadi yang dihasilkan adalah kamen jadi sesuai pakem bali yang modern dan praktis dengan estetika motif tenun gringsing menggunakan teknik bordir. Hasil yang di dapat dari proses uji kualitas masuk ke dalam kategori sangat baik dengan presentase 90%.
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL TATA RIAS FANTASI PADA MAHASISWA KONSENTRASI TATA KECANTIKAN DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Rifka Melati; I Dewa Ayu Made Budhyani; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 3 (2024): November Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i3.69384

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Proses pengembangan video tutorial tata rias fantasi, (2) Kelayakan pengembangan video tutorial tata rias fantasi untuk menunjang pembelajaran daring pada mahasiswa konsentrasi tata kecantikan di Universitas Pendidikan Ganesha berdasarkan uji ahli isi materi dan ahli isi media pembelajaran. Rancangan penelitian pengembangan dengan model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: Analisis (analyze), Perancangan (design), Pengembangan (development), Implementasi (implementation), dan Evaluasi (evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket atau kuisioner, kemudian dianalisis menggunakan jenis data deskriptif kuantitatif. Hasil data dapat diperoleh yakni 1) Proses pengembangan video tutorial ini menggunakan metode ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). 2) Dari penilaian ke 4 orang responden materi dan media. Berdasarkan hasil uji kelayakan video tutorial tata rias fantasi dari kedua ahli isi materi diperoleh rerata 85,3% (sangat layak), dan dari kedua ahli media diperoleh hasil 93,3% (sangat layak). Hal ini menunjukkan hasil analisis ahli isi materi dan ahli media dapat disimpulkan bahwa kelayakan video tutorial tata rias fantasi pada mahasiswa konsentrasi tata kecantikan di Universitas Pendidikan Ganesha dinyatakan sangat layak. Kata kunci: video tutorial, tata rias fantasi, ADDIE
TENUN TRADISIONAL KHAS LENEK DI DESA LENEK LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Nur amalia Fajriani; I Dewa Ayu Made Budhyani; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 3 (2024): November Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i3.69519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran komprehensif tentang: 1) fungsi tenun tradisional khas Lenek, Nusa Tenggara Barat dan 2) makna penggunaan tenun tradisional khas Lenek, Nusa Tenggara Barat. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Lenek, dan sumber informasi utama adalah Bapak H. Muhammad Nasar yang merupakan tokoh adat atau tetua di desa tersebut. Informan pendukung dalam penelitian ini adalah Bapak Khaerudin selaku tokoh masyarakat Desa Lenek, Ibu Aini dan Ibu Nurhasyiah selaku masyarakat Desa Lenek. Proses pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik penelitian, dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data selanjutnya dilakukan dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tenun tradisional Lenek memiliki tiga peran berbeda, yaitu aktivitas sehari-hari, fungsi sosial budaya, dan fungsi ekonomi. 2) Tenun tradisional khas lenek memiliki makna pada warna tenun yang digunakan a) warna hijau digunakan untuk menggendong bayi pada acara pemotongan rambut (kuris) b) warna merah digunakan untuk mengikat perut ibu yang baru melahirkan tali sedok c) warna kuning keemasan digunakan sebagai sarung pengantin laki-laki, sarung ini digunakan pada acara pernikahan.
PENGEMBANGAN BUSANA MUSLIM UNTUK KESEMPATAN KERJA DENGAN SUMBER IDE TARI RUDAT Lilik Nurliana; Putu Agus Mayuni; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 3 (2024): November Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i3.69527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses pengembangan busana muslim untuk kesempatan kerja dengan sumber ide Tari Rudat, 2) mendeskripsikan hasil dari pengembangan busana muslim untuk kesempatan kerja dengan sumber ide Tari Rudat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dengan model pengembangan PPE. Proses pengembangan dengan model PPE ini terdiri dari tiga tahapan penelitian yaitu, Perencanaan (Planning), Produksi (Production), dan Evaluasi (Evaluation). Alat yang digunakan dalam pengumpulan data aalah instrumen berupa lembar kuesioner. Tahap pengembangan PPE terhadap busana muslim untuk kesempatan kerja dengan sumber ide Tari Rudat melalui beberapa proses antara lain: tahap pertama (Planning) yang terdiri dari perencanaan pengembangan produk meliputi proses analisis sumber ide yang akan dikembangkan. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembuatan rancangan desain busana dan rancangan bahan busana. Setelah menyelesaikan proses perencanaan dilanjutkan dengan tahap produksi (Production) yang meliputi proses pemotongan bahan, menjahit bagian busana hingga askir penyelesaian busana. Kemudian dilanjutkan dengan tahap akhir yakni Evaluasi (Evaluation) terhadap kualitas hasil produk busana muslim untuk kesempatan kerja dengan uji produk penilaian dua orang ahli busana. Hasil pengembangan busana muslim untuk kesempatan kerja dengan sumber ide Tari Rudat terdiri dari atasan blus berlengan Panjang dan celana semi kulot yang dilengkapi dengan penutup kepala berupa kerudung yang terfokus pada ciri khusu busana Tari Rudat yang sesuai dengan syarat berbusana dalam Islam. Berdasarkan hasil uji validitas Busana Kerja muslim diperoleh rata-rata 87,95% dengan kategori baik. Kata kunci: busana kerja muslim, tari Rudat, penelitian pengembangan
PERKEMBANGAN TATA RIAS PENGANTIN TRADISIONAL DI DESA SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sinar Wulan Permatasari; I Gede Sudirtha; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 2 (2024): July Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i2.69588

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui perkembangan (1) tata rias wajah pengantin tradisional, (2) tata rias rambut, (3) tata busana (4) aksesoris pengantin tradisional di Desa Sakra Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian terletak di Desa Sakra Kabupaten Lombok Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah Salon Ica Rias Pengantin, Ema Rias Pengantin, BM Salon, LKP Salon Ayu, dan Nana Rias Pengantin. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik anlisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tata rias pengantin dalam aspek tata rias wajah banyak mengalami perubahan yaitu tren tata rias yang digunakan oleh pengantin tradisional menggunakan tata rias wajah yang bernuansa nude dengan mengaplikasian tiga eyeshadow warna yaitu warna coklat muda sebagai dasar, warna gelap disudut mata dan gliter, pada bagian bibir berwarna merah terang (2) tata rias rambut pengantin Sasak, Sakra Kabupaten Lombok Timur mengalami perkembangan yaitu menggunakan dua versi yaitu Tata rias rambut non hijab dan tata rias rambut hijab (3) tata busana yaitu busana pengantin tradisional dimodifikasi dengan berbagai motif renda yang berwarna kuning emas dan berbahan bludru panjang hingga mata kaki, sedangkan pengantin laki-laki dalam aspek busana yaitu pakaian bludru pendek dengan motif renda emas. (4) asesoris juga mengalami perubahan yaitu penambahan yaitu hijab, onggar-onggar, dan semangg. Henna untuk menghias tangan pengantin wanita, dan penggunaan kuku palsu untuk menyempurnakan pemakaian henna. Kata kunci: Tata Rias, Pengantin, Aksesoris