Sofyanda Atmaja
Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan Belajar melalui Problem Based Learning Berbantuan Puzzle dan Padlet pada Materi Teks Pidato Persuasif di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya Liskha Wulandari; Yarno; Sofyanda Atmaja
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 2, September-Desember 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i2.724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar murid pada pembelajaran teks pidato persuasif di kelas VIII E SMP Muhammadiyah 13 Surabaya. Observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 dari 31 murid (9,7%) yang berkategori aktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media puzzle pada Siklus I dan media Padlet pada Siklus II, serta mengetahui peningkatan keaktifan belajar murid pada setiap siklus. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan desain Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan subjek 31 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, angket respons, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila minimal 75% murid berkategori aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase murid aktif meningkat dari 9,7% pada prasiklus menjadi 58,1% pada Siklus I (PBL berbantuan puzzle) dan 80,6% pada Siklus II (PBL berbantuan Padlet) sehingga indikator keberhasilan tercapai. Sebanyak 29 dari 31 murid (93,5%) memberikan respons positif hingga sangat positif. Dengan demikian, penerapan PBL yang diperbaiki dengan media Padlet pada Siklus II dapat meningkatkan keaktifan belajar murid pada materi teks pidato persuasif.
Pengalaman Personal sebagai Basis Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi pada Murid Kelas IX-A SMP Muhammadiyah 13 Surabaya Tahun Ajaran 2026/2027 Kartika Cahya Andhini; Yarno Yarno; Sofyanda Atmaja
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 2, September-Desember 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i2.727

Abstract

Keterampilan menulis teks deskripsi menuntut murid mampu mengembangkan pengetahuan mengenai suatu objek menjadi tulisan yang rinci, runtut, dan mudah dipahami. Dalam praktik pembelajaran, murid dapat mengenal objek yang akan ditulis, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengorganisasi informasi tersebut menjadi teks yang utuh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pengalaman personal sebagai basis pembelajaran menulis teks deskripsi pada murid kelas IX-A SMP Muhammadiyah 13 Surabaya serta perkembangan hasil tulisan setelah dilakukan perbaikan tindakan secara bertahap. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas IX-A SMP Muhammadiyah 13 Surabaya pada tahun ajaran 2026/2027, tepatnya pada awal Agustus hingga awal September 2026. Penelitian dilaksanakan melalui tahap pra-siklus, Siklus I, dan Siklus II. Tahap pra-siklus dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal murid dalam menulis teks deskripsi, sedangkan Siklus I dan Siklus II dilaksanakan untuk menerapkan serta memperbaiki tindakan pembelajaran berdasarkan hasil refleksi pada setiap tahap. Subjek penelitian adalah 33 murid kelas IX-A yang memiliki data lengkap pada ketiga tahap penelitian. Pada pra-siklus, murid menulis deskripsi tentang dirinya sendiri. Pada Siklus I, murid menulis tentang anggota keluarga dengan bantuan kerangka tulisan. Berdasarkan refleksi Siklus I, tindakan pada Siklus II diperbaiki dengan mewajibkan murid melengkapi seluruh bagian kerangka tulisan sebelum mengembangkannya menjadi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai meningkat dari 67,30 pada pra-siklus menjadi 74,21 pada Siklus I dan 80,91 pada Siklus II. Persentase murid yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 80 juga meningkat dari 6,06% menjadi 57,58% dan kemudian 81,82%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengalaman personal dapat menjadi basis yang relevan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi apabila disertai bantuan pengorganisasian gagasan melalui kerangka tulisan. Temuan ini juga menunjukkan bahwa perbaikan proses perencanaan tulisan menjadi bagian penting dalam membantu murid mengembangkan pengalaman dan pengetahuannya menjadi teks yang lebih terstruktur.