Desak Made Yoniartini
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meceki sebagai alternatif pada kegiatan Ngonye Masyarakat Etnis Bali Lombok di Kecamatan Gerung. Lombok Barat Desak Made Yoniartini; I Wayan Artika; Gede Artawan; Ketut Paramarta
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v7i1.81605

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menggali makna dari aktifitas meceki sebagai salah satu alternatif kegiatan ngonye yang dilakukan oleh masyarakat etnis Bali Lombok yang ada di Dusun Carik Kauh, Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, kemudian pengumpulan data dilakukan dengan dua teknik, yaitu observasi dan wawancara kepada para pemain ceki, tokoh agama dan tokoh Masyarakat yang ada di Dusun Carik Kauh, Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meceki merupakan sebuah alternatif kegiatan hiburan yang dilakukan oleh masyarakat etnis Bali Lombok yang sedang melakukan kegiatan ngonye yang hanya dilakukan saat ada warga yang meninggal dunia ataupun akan diabenkan, walaupun berpotensi menjadi sebuah ajang perjudian namun meceki yang diadakan saat ngonye sama sekali tidak menggunakan taruhan. Adapun manfaat yang di dapatkan dengan kegiatan meceki saat ngonye ini ada empat, yaitu 1) sebagai hiburan saat ngonye; 2) merekatkan tali silaturahmi; 3) melestarikan tradisi nenek moyang; 4) melanjutkan transisi budaya kepada generasi yang lebih muda.
ANALISIS WACANA DALAM PIDATO GIBRAN SAAT DEKLARASI CAPRES-CAWAPRES 2024: KAJIAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN ANALISIS TEKS I Kadek Adhi Dwipayana; Syaiful Bahri; Desak Made Yoniartini; I Nengah Suandi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i4.70291

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang bersumber dari pidato Girban saat deklarasi Capres dan Cawapres 2024. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak dan catat dari sumber video youtube Kompas TV. Ada tiga data yang dianalisis, yaitu data transitivitas (partisipan, proses, dan sirkumstansi), fungsi pertukaran terdiri atas sistem modus (mood) dan modalitas, dan konteks situasional dalam pidato Gibran Rakabuming saat deklarasi Capres-Cawapres. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja pendekatan linguistik sistemik fungsional (LSF). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wacana digunakan untuk mengkomunikasikan ideologi, visi politik, dan pemikiran Gibran sebagai Cawapres terkait tentang keberlanjutan masa depan negara Indonesia. Analisis Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) dalam pidato Gibran membantu membedah cara bahasa digunakan untuk membangun representasi ideologi dan arah politik Gibran melalui analisis transitivitas, modalitas, dan konteks situasional. Pidato Gibran menunjukkan “keyakinan” atau “kepastian” yang dibuktikan dengan dominasi penggunaan modalitas epistemik. Pidato Gibran mencerminkan strategi retorika yang digunakan untuk memengaruhi opini publik, memperkuat dukungan politik, dan merespons tantangan politik dalam rangka bersaing dalam pemilu 2024.