Muhammad Rizal
Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengoptimalkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa SMA Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Muhammad Rizal; Nurlaksana Eko Rusminto; Sumarti; Mulyanto Widodo
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026): November (on process)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i2.17361

Abstract

Rendahnya kemampuan menulis teks deskripsi siswa masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang sekolah menengah atas. Kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan gagasan, serta kurangnya keterkaitan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata peserta didik menyebabkan hasil tulisan siswa belum optimal. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah Culturally Responsive Teaching (CRT), yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan latar belakang budaya dan pengalaman peserta didik ke dalam proses belajar. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan potensi pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam mengoptimalkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa SMA berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai artikel ilmiah, prosiding, serta buku yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian yang berkaitan dengan implementasi CRT dalam pembelajaran menulis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan CRT mampu membantu siswa menggali dan mengembangkan ide berdasarkan pengalaman budaya yang dimiliki, meningkatkan motivasi dan keterlibatan dalam pembelajaran, memperkaya penguasaan kosakata, serta menghasilkan teks deskripsi yang lebih autentik dan kontekstual. Selain meningkatkan kemampuan menulis, pendekatan ini juga berkontribusi terhadap penguatan identitas budaya dan pengembangan literasi kontekstual peserta didik. Oleh karena itu, Culturally Responsive Teaching dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengoptimalkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa SMA sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran Bahasa Indonesia yang inklusif, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.