Muhamad Alim
Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN PEMPEK DALAM PEMANFAATAN IKAN DAN SAYURAN SEBAGAI PELUANG USAHA DI DESA KARANG ANYAR KABUPATEN PESAWARAN Wayan Andre Alfani; Shiva Naylatul Izzah; Echa Safitri; Muhamad Alim; Juhaini Alie; Aliah Ghina; Tien Yustini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.64460

Abstract

Desa Karang Anyar, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi sumber daya lokal berupa ikan  dan sayuran yang melimpah, namun pemanfaatnya sebagai produk olahan bernilai ekonomi masih belum optimal. Oleh karena itu, tim Kuliah Kerja Nyata ( KKN)  melaksanakan program pelatihan pembuatan pempek berbahan dasar ikan dengan sayuran berbagai upaya meningkatan keterampilan masyarakat serta membuka peluang usaha berbasis  potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk  meningkatkan  pengetahuan dan keterampilan masyarakat  dalam mengolah ikan   dan sayuran menjadi produk pangan yang bergizi bernilai tambah, dan memiliki daya jual. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahapan persiapan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2026 pukul 14.00 WIB di Posko KKN Kelompok 5 Desa Karang Anyar, Kabupaten Pesawaran dengan melibatkan 23 orang Ibu-ibu sebagai peserta, terdiri dari 11 Ibu Rumah Tangga dan 12 Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh  rangkaian pelatihan dengan antusias dan mampu mempraktikkan proses pembuatan pempek mulai dari persiapan bahan, pembuatan adonan, pembentukan, perebusan hingga penyajian produk. Selain memperoleh keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan ikan dan pepaya muda (kates) sebagai bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola ikan dan sayuran menjadi produk dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, program pelatihan pembuatan pempek di harapkan dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.