Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANCANGAN DETEKTOR LABELLING UNTUK KEMASAN BOTOL Ramdani, Fitrah; Samsiana, Seta; Supratno, Setyo
JREC (Journal of Electrical and Electronics) Vol 5 No 1 (2017): JREC (Journal of Electrical and Electronics)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.915 KB)

Abstract

Sistem yang dikembangkan pada penelitian ini menggunakan rangkaian digital dengan mikrokontroller ATMega8535 sebagai komponen utama. Sebagai pendukungnya digunakan sensor infra merah untuk mendeteksi kondisi label baik atau ?good? (G), tidak baik atau ?not good? (NG), jumlah total botol masuk, jumlah botol ?good? dan jumlah botol ?not good? yang akan ditampilkan pada tampilan LCD. Sementara ?actuator? berupa motor servo akan menolak botol ?not good?. Sensor infra merah berfungsi sebagai sensor yang mendeteksi label pada botol, jika label tidak baik (NG) sensor S1 dan S2 kondisi High atau ?1? karena terhalang label. Sementara keadaan sebaliknya untuk label kondisi baik (G). Informasi ini akan disampaikan ke mikrokontroller bersamaan dengan kalkulasi pulsa encoder pada konveyor, dengan demikian botol yang dinyatakan NG tepat akan dirijek oleh motor servo. Konveyor digerakan oleh motor penggerak untuk membawa tiap botol melalui sensor-sensor dan motor servo. Sementara tampilan data dapat dilihat pada tempilan LCD 2x16 karakter. Kata kunci : mikrokontroller ATMega8535, motor servo, pulsa encoder This final project developed a digital circuit system with ATMega8535 microcontroller as the main component. As a supporting component, an infrared sensor is used to detect ?good? (G) or ?not good? (NG) label conditions. The total number of incoming bottles, number of G and NG bottles will be displayed on LCD. Meanwhile, an actuator in the form of servo motor will reject NG bottles. The infrared sensor acts as a sensor that detects labels on the bottle, if labels are NG then the S1 and S2 sensors will be in High or "1" conditions due to the blocking, and vice versa. This information will be delivered to the microcontroller simultaneously with the calculation of the encoder pulse on the conveyor, thus the bottle declared as NG will self-injected by the servo motor. The conveyor is driven by a propulsion motor to carry each bottle through sensors and servo motors. The view of data can be seen on the 2x16 character LCD template. Keywords : ATMega8535 microcontroller, servo motor, pulse encoder
PENERAPAN APLIKASI BADAN USAHA MILIK DESA DAN VIDEO PROFILE DESA MOYO Putri, Azzahra Hadi; Oktaviani, Asti; Ramdani, Fitrah; Alfarizi, Fajri; E, Ekastini
Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem Vol 1 No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jpres.v1i1.2311

Abstract

Program merdeka merupakan kegiatan pembelajaran mahasiswa yang mengintegrasikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu untuk turut melakukan pemberdayaan masyarakat dengan prinsip pembangunan partisipatif, demokratis dan berkelanjutan berlandaskan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Program merdeka adalah strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan adanya Program merdeka, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat yang bermanfaat. Dalam program merdeka yang dilakukan pada Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa menerapkan Aplikasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) dan Video Profile Desa pada Desa Moyo sebagai salah satu wujud hasil dari program merdeka. Adanya video profile Desa Moyo memberikan gambaran tentang desa Moyo sedangkan Aplikasi BUMDES sebagai media untuk menjual secara e-commerce hasil olahan Usaha Kecil Menengah (UMKM) desa Moyo untuk dikenal lebih luas.
Evaluasi Penanganan dan Identifikasi Bakteri Penyebab Abses Subkutan Hipodermis Pada Anjing di Klinik ZZ Petcare Mataram Windhari, Gusti Ayu Esty; Ramdani, Fitrah; Yansri, Alifianita Anake; Putri, Balqis Ria
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.19023

Abstract

This study aimed to analyze the management of a subcutaneous abscess in a Shih Tzu dog, including identification of the causative agent, antibiotic sensitivity testing, and evaluation of the clinical therapeutic response. The case was managed at ZZ Petcare Clinic using a systematic approach consisting of anamnesis, physical examination, ultrasonography (USG), aseptic collection of pus samples, local drainage, abscess cavity irrigation, and follow-up treatment with broad-spectrum antibiotics, amoxicillin, vitamin B complex, and topical antibiotics. Pus samples were analyzed in the laboratory for bacterial isolation and identification using biochemical tests, while hematological examination was performed to assess the patient’s systemic status. Ultrasonographic examination identified an accumulation of purulent fluid with an approximate diameter of 7 cm, accompanied by an inflammatory response in the subcutaneous tissue. Laboratory analysis of the pus revealed that the causative agent of the abscess was Staphylococcus aureus, with antibiotic susceptibility testing showing sensitivity to ciprofloxacin, intermediate susceptibility to amoxicillin, and resistance to penicillin and ceftriaxone. Initial hematological examination indicated leukocytosis and mild inflammatory anemia, with WBC and RBC values of 20.4 × 10⁹/L and 5.05 × 10⁹/L, respectively. Following therapy, the patient’s condition improved, as evidenced by normalization of white blood cell and red blood cell parameters, with WBC and RBC values of 7.8 × 10⁹/L and 7.96 × 10⁹/L, respectively. The therapy administered was sufficiently effective, as indicated by clinical improvement within five days after treatment. This study emphasizes the importance of combining local drainage procedures, appropriate wound care, and antibiotic selection based on susceptibility testing in controlling infection and promoting patient recovery.
PERAN TAMAN BACA MASYARAKAT PUSTAKA TUNAS ALAM SEBAGAI WADAH LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK DI DESA JAGO Rizki, Muhammad; Algyifari, Muhammad; Irsyadi, Thoriky; Natalia, Rizka; Sasmita, Aura; Ramdani, Fitrah; Aulia, Rizka; Hasanah, Faizatun; Salsabila, Annisa; Gustina, Julia; Tyaningsih, Ratna
Jurnal Wicara Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/newynd98

Abstract

Literasi merupakan salah satu keterampilan dasar yang menjadi fondasi bagi perkembangan individu dan masyarakat. Namun, kondisi literasi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu hal yang mempengaruhi rendahnya literasi Adalah terbatasnya fasilitas bacaan yang mudah diakses, terutama di daerah pedesaan. Kondisi ini juga terlihat di Desa Jago, dimana keterbatasan perpustakaan sekolah, minimnya akses buku, serta kurangnya pendampingan dari orang tua menyebabkan anak-anak kurang terbiasa membaca di luar jam sekolah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran TBM Pustaka Tunas Alam dalam meningkatkan minat baca masyarakat di Desa Jago, khususnya anak-anak sekolah dasar agar budaya literasi dapat tumbuh sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk mengamati permasalahan yang berkaitan dengan literasi di Desa Jago. Sementara itu, wawancara dilakukan dengan mewawancarai pihak-pihak yang terlibat, seperti pengelola Taman Baca Masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TBM Pustaka Tunas Alam memiliki peran yang sangat penting sebagai wadah atau tempat dalam meningkatkan literasi masyarakat di Desa Jago. Dengan adanya TBM ini, masyarakat khususnya anak-anak sekolah memiliki minat baca yang meningkat dengan tersedianya sarana prasarana yang mendukung kegiatan literasi tersebut. Dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN PMD Literasi UNRAM berhasil menjadikan TBM Desa Jago bukan hanya sebagai tempat membaca buku, melainkan juga sebagai ruang interaksi, pendampingan, dan penguatan keterampilan literasi dasar hingga menengah.