Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAWAN DALAM KEBERAGAMAN: REALITAS HUBUNGAN PERTEMANAN BEDA AGAMA DI INDONESIA Oktawirawan, Dwi Hardani; Kristiyanti, Bertha
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.43412

Abstract

Keberagaman ras, suku, maupun agama yang ada di Indonesia membuat masyarakat belajar bahwa mereka tetap akan saling membutuhkan. Kebutuhan satu sama lain dapat terwujud ketika seseorang mampu mengembangkan sikap toleransi dan menjunjung tinggi nilai keberagaman termasuk agama. Kerukunan yang sudah tercipta sejak lama dalam masyarakat Indonesia memperkuat potensi terjalinnya pertemanan beda agama. Penelitian ini bertujuan mengulas pertemanan beda agama di Indonesia yang berfokus pada bahasan terkait aktivitas bersama teman beda agama, kedekatan yang terjalin dengan teman beda agama, sisi positif pertemanan beda agama, tantangan dalam pertemanan beda agama, dan cara menjaga keharmonisan dalam pertemanan beda agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa tinjauan literatur dengan melibatkan 14 artikel tentang pertemanan beda agama di Indonesia. Pertemanan beda agama melibatkan berbagai macam aktivitas hingga akhirnya terjalin kedekatan. Teruwujudnya aktivitas bersama akan memunculkan rasa saling memahami dan saling memberikan dukungan satu sama lain. Tidak menutup kemungkinan akan muncul tantangan dalam pertemanan beda agama, namun melalui sikap toleransi dan komunikasi yang baik maka akan tercipta kenyamanan serta keharmonisan dalam pertemanan beda agama.
PERAN GURU DALAM UPAYA PENANGANAN KECEMASAN AKADEMIK SISWA Kristiyanti, Bertha; Ardhanaputra, Norhendra
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7103

Abstract

Reaksi gugup, tegang ataupun reaksi kecemasan lainnya yang terjadi secara intens akan memunculkan terjadinya gangguan kesehatan mental berbasis kecemasan atau gangguan kecemasan. Ketika siswa merasa tertekan, akan memicu rasa takut, putus asa, dan situasi yang tidak dapat dikendalikan. Penelitian dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui dan menjelaskan peran guru dalam upaya menangani kecemasan akademik yang dialami oleh para siswa. Metode penelitian yang digunakan berupa scoping review. Penerapan situasi didaktis, discovery learning, layanan bimbingan konseling kelompok, dan teknik disensitiasi sistematis dapat membantu siswa dalam mengurangi kecemasan yang dialaminya. Lingkungan kondusif yang diciptakan oleh guru dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kesehatan mental siswa.