Rapikawati, A.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik di Kelurahan Jawi-Jawi Safitri, Adhelia; Ishaq, Muhammad Fiqhi Wayarda; Muhajir, Muhajir; Wardayani, Wardayani; Rachmawati, Asri; Astuti, Lidya; Rapikawati, A.; Habiiballah, Jihan Faradilla; Mutmainnah, Mutmainnah; Amalia, Putri; Rahim, Wahida
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v4i2.73286

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan di Kelurahan Jawi-Jawi berkaitan dengan masih tercampurnya sampah organik dan anorganik serta terbatasnya fasilitas tempat sampah terpilah. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat belum sepenuhnya memiliki kebiasaan membuang sampah berdasarkan jenisnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan tempat sampah organik dan anorganik serta sosialisasi pemilahan sampah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif melalui observasi, wawancara, diskusi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat, penyediaan tempat sampah, sosialisasi, dokumentasi, serta monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permasalahan sampah tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan sarana, tetapi juga dengan kebiasaan, pengetahuan, dan belum adanya pengawasan berkelanjutan. Penyediaan tempat sampah terpilah membantu masyarakat mengenali dan membedakan sampah organik dan anorganik. Sosialisasi mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Partisipasi pemerintah kelurahan dan masyarakat menjadi faktor pendukung utama dalam pelaksanaan kegiatan. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan pemeliharaan sarana, pengawasan, dan pembagian tanggung jawab yang jelas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat menjadi langkah awal dalam membangun perilaku pengelolaan sampah berbasis masyarakat.