Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

History of volleyball: from mintonette to global sport Christhover Latersia Limbeng; Rafif Ahmad Yulfiza; Aldos Lase; Hasa Ignasius; Michael Mendrofa
EDUCTUM: Journal Research Vol. 5 No. 2 (2026): Eductum: Journal Research
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejr.v5i2.1565

Abstract

This study aims to examine the historical development of volleyball, from its invention by William G. Morgan in 1895 to its becoming one of the most popular sports in the world, including in Indonesia. The method used is a literature study by collecting and analyzing data from various historical sources, books, and scientific articles. The results of the study show that volleyball was originally created as a lighter alternative to basketball, then underwent significant rule evolution, spread to various countries through World War II, and finally became an Olympic sport in 1964. In Indonesia, this sport began to be known during the Dutch colonial period and continued to develop until it formed an official organization such as PBVSI. The conclusion of this study confirms that volleyball has transformed from a mere recreational game into a competitive sport with a strong organizational structure and has a broad social impact.
Pengaruh Latihan Plyometric terhadap Peningkatan Power Tungkai Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Zai Zai; Michael Mars Onoma Mendrofa; Aldos Lase; Siti Fatimah; Yan Indra Siregar; Dicky Edwar Daulay
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pliometrik terhadap peningkatan daya ledak tungkai bawah pada mahasiswa Program Studi Kepelatihan Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest. Sebanyak 20 mahasiswa berpartisipasi sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling. Data daya ledak tungkai bawah dikumpulkan menggunakan tes lompat vertikal dan dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan daya ledak tungkai bawah yang signifikan setelah perlakuan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan pliometrik berkontribusi efektif dalam meningkatkan daya ledak tungkai bawah dan dapat direkomendasikan sebagai metode latihan pendukung untuk pengembangan performa atletik.