Marta Line Zai
Universitas Nias

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PENALARAN MATEMATIS MURID KELAS VII SMP NEGERI 2 HILIDUHO Marta Line Zai; Ratna Natalia Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua; Sadiana Lase
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 9 No 3 (2026): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v9i3.8426

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis murid kelas VII-A SMP Negeri 2 Hiliduho yang ditunjukkan oleh rendahnya hasil tes awal serta kurangnya keaktifan murid dalam proses pembelajaran karena pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis murid melalui penerapan model problem solving pada materi kesebangunan serta mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 murid kelas VII-A SMP Negeri 2 Hiliduho. Instrumen penelitian terdiri atas tes kemampuan penalaran matematis, lembar observasi aktivitas guru dan murid, angket kualitas pembelajaran, serta wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui perhitungan nilai rata-rata, persentase ketuntasan klasikal, dan hasil observasi serta interpretasi data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan penalaran matematis meningkat dari 11,2 pada kondisi awal menjadi 45,6 pada siklus I dan 85,6 pada siklus II dengan ketuntasan klasikal mencapai 95%. Aktivitas guru meningkat dari 91% menjadi 98%, sedangkan keaktifan murid juga meningkat hingga mencapai 98%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem solving efektif meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan keaktifan murid sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal di sekolah serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna.