Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran mendalam melalui metode eksperimen pada mata pelajaran IPAS siswa kelas V SD Inpres Pota Kabupaten Manggarai Timur, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga teknik, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan peningkatan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam melalui metode eksperimen mendorong pembelajaran aktif, kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Pada tahap memahami, guru mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari siswa. Pada tahap mengaplikasikan, siswa melakukan eksperimen, mengamati, mencatat hasil, dan berdiskusi. Pada tahap merefleksi, siswa menyampaikan temuan dan menarik kesimpulan. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan dan pendampingan. Faktor pendukung meliputi keterlibatan siswa, peran guru, kerja sama kelompok, serta pemanfaatan bahan sederhana dan lingkungan sekitar. Faktor penghambat meliputi keterbatasan alat dan bahan, waktu, serta perbedaan keaktifan siswa. Dengan demikian, metode eksperimen mendukung pembelajaran mendalam melalui pengalaman konkret yang membantu siswa memahami konsep, menerapkan pengetahuan, dan merefleksikan pembelajaran.