Lina Sriyatun
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI SENAM LANSIA UNTUK MENDUKUNG KEBUGARAN JASMANI PADA LANSIA DI KOMUNITAS Marsyah Nurlita Sari; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Lina Sriyatun
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi senam lansia merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai manfaat senam lansia dan aktivitas fisik yang aman melalui media poster. Kegiatan melibatkan 15 orang lansia di komunitas, dengan evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan positif pada jawaban peserta mengenai manfaat senam bagi kebugaran, aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan otot, latihan keseimbangan, pentingnya pemanasan, serta keteraturan senam sesuai kemampuan tubuh. Materi edukasi juga mencakup contoh gerakan senam, persiapan sebelum berolahraga, dan tips menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat. Penggunaan poster diharapkan dapat membantu peserta memahami informasi yang disampaikan dengan lebih mudah. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi kesehatan yang mendukung peningkatan pengetahuan lansia dan mendorong kesadaran untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur demi menunjang kesehatan dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LANSIA MENGENAI INKONTINENSIA URINE MELALUI PROGRAM EDUKASI FISIOTERAPI DAN LATIHAN KEGEL Diva Chantika Erzananda; Sri Ika Wardojo; Lina Sriyatun
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inkontinensia urin merupakan kondisi keluarnya urine secara tidak disadari akibat gangguan dalam mengendalikan pengeluaran urine. Kondisi ini sering terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia), khususnya wanita, dan dapat memengaruhi kualitas hidup. Kurangnya pengetahuan mengenai inkontinensia urin menjadi salah satu hambatan dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan komunitas ibu-ibu mengenai inkontinensia urin melalui edukasi fisioterapi dan pelatihan Kegel exercise. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2026 dengan melibatkan 10 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media edukasi, demonstrasi, dan praktik latihan otot dasar panggul (Kegel exercise). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang terdiri atas lima pertanyaan dengan pilihan jawaban “Ya” atau “Tidak”. Hasil pre-test menunjukkan bahwa persentase jawaban “Ya” hanya sebesar 4%. Setelah edukasi dan pelatihan Kegel exercise diberikan, persentase jawaban “Ya” pada post-test meningkat menjadi 100%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan jawaban positif peserta setelah kegiatan edukasi dan pelatihan. Edukasi fisioterapi yang disertai praktik Kegel exercise dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai inkontinensia urin serta memperkenalkan latihan otot dasar panggul sebagai salah satu upaya penanganannya.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LANSIA TENTANG PERUBAHAN DAN GEJALA PADA MASA MENOPAUSE MELALUI EDUKASI KESEHATAN Gasica Dwi Sandy Wiratami; Sri Sunaringsih Ika Wardojo; Lina Sriyatun
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan proses fisiologis yang dapat disertai perubahan fisik dan psikologis serta memengaruhi kualitas hidup perempuan. Pemahaman mengenai perubahan dan gejala menopause diperlukan agar perempuan dapat mengenali perubahan tersebut dan mengetahui cara menjaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan lanjut usia mengenai perubahan dan gejala menopause melalui edukasi kesehatan. Kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan rancangan one-group pre-test post-test yang melibatkan 10 perempuan berusia 60–70 tahun di komunitas wanita Dinoyo. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2026 melalui penyampaian materi, diskusi, dan evaluasi menggunakan lima pertanyaan tertutup sebelum dan sesudah edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah peserta yang menjawab “Ya” pada seluruh aspek yang dinilai, meliputi pengertian menopause, perubahan tubuh, gejala menopause, perubahan suasana hati dan gangguan tidur, serta cara menjaga kesehatan selama menopause. Hasil ini menggambarkan bahwa edukasi kesehatan berpotensi membantu meningkatkan pemahaman peserta mengenai menopause.