Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Simpangan dan Perencanaan Ulang Struktur atas Gedung Laboratorium Pendidikan di Manado Raquel Feren Ferdinandus; Mario Marthen Luther Moningka; Seska Nicolaas
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 10 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i10.33010

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi simpangan dan kapasitas elemen pada konfigurasi struktur atas berdasarkan gambar kerja serta menilai alternatif pembesaran elemen dan sensitivitas batas simpangan terhadap faktor redundansi pada gedung pendidikan dua lantai di Manado. Studi kasus kuantitatif menggunakan model portal ruang tiga dimensi dengan kekakuan penampang retak, analisis respons spektrum, dan pemeriksaan penampang mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Model pembanding ETABS digunakan terbatas untuk karakteristik ragam. Periode fundamental model hitungan turun dari 0,866 detik menjadi 0,581 detik setelah kolom diperbesar dari 450 × 450 mm menjadi 600 × 600 mm dan balok induk dari 350 × 500 mm menjadi 350 × 600 mm. Simpangan kritis turun dari 99,2 mm menjadi 42,4 mm atau 57,3%. Dengan batas dasar ρ = 1,0, simpangan alternatif berada di bawah batas, tetapi ketika batas dihitung dengan ρ = 1,3 seluruh rasio simpangan alternatif berada di atas satu. Pemeriksaan konfigurasi awal juga menunjukkan rasio kebutuhan-kapasitas tertentu di atas satu. Pembesaran elemen meningkatkan kekakuan model dan menurunkan simpangan, tetapi belum membuktikan kepatuhan seismik akhir. Verifikasi masih memerlukan data kelas situs, penerapan faktor redundansi yang konsisten dalam pemodelan, pemeriksaan torsi, sambungan balok-kolom, seluruh kombinasi aksial-lentur kritis, dan pembandingan model dengan parameter yang setara.
Kadar Styrofoam 4% Menjadi Variasi Terpilih pada Campuran AC-WC Berdasarkan Parameter Marshall Chrisye Prisilia Tinungki; Mario Marthen Luther Moningka; Rilya Rumbayan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 10 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i10.33012

Abstract

nelitian ini menentukan kadar limbah Styrofoam terpilih pada campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) dan mengevaluasi perubahan karakteristik Marshall dibandingkan campuran tanpa Styrofoam sebagai kontrol pada material lokal Sulawesi Utara. Eksperimen laboratorium menggunakan metode kering dengan kadar aspal terpilih 6,50%. Styrofoam ditambahkan sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% terhadap berat aspal; tiga benda uji digunakan untuk setiap variasi. Parameter yang dievaluasi meliputi stabilitas, flow, VIM, VMA, VFB, dan Marshall Quotient berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Campuran kontrol menghasilkan stabilitas 1.467,14 kg. Penambahan Styrofoam 2%, 4%, dan 6% menghasilkan stabilitas masing-masing 904,72 kg, 1.313,54 kg, dan 1.834,10 kg. Variasi 2% dan 4% memenuhi seluruh parameter Marshall yang dipersyaratkan, sedangkan variasi 6% tidak memenuhi persyaratan VIM, VFB, dan flow. Kadar 4% dipilih di antara variasi dengan Styrofoam karena memberikan stabilitas lebih tinggi daripada kadar 2% dan tetap memenuhi seluruh persyaratan, tetapi stabilitasnya tidak melampaui campuran kontrol. Pada agregat lokal dan prosedur pencampuran yang diuji, kadar Styrofoam 4% merupakan variasi tambahan yang paling sesuai berdasarkan kombinasi parameter Marshall. Temuan ini terbatas pada kondisi laboratorium dan komposisi material penelitian, sehingga pengujian durabilitas, ketahanan terhadap kelembapan, dan kinerja lapangan diperlukan sebelum penerapan yang lebih luas.