Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Konsep Object Oriented Programming Untuk Aplikasi Pembuat Surat Rais, Muh
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2019): Protek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v6i2.1242

Abstract

Jenis penelitian ini adalah eksperimental yaitu dengan melakukan perancangan, pembuatan dan pengujian model sistem. Aplikasi penilaian persentasi mahasiswa ini bertujuan untuk membuat surat surat keputusan penugasan dosen pengajar dan membuat penomoran secara otomatis. Metode pngujian pada sistem ini menggunakan pengujian black box, yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak untuk mengetahui apakah fungsi tersebut berfungsi sesuai dengan yang diharapkan atau tidak. Dari hasil pengujian black box, keseluruhan sistem dapat berfungsi dengan baik. Aplikasi yang dibangun dengan menerapkan OOP dapat menghemat waktu dan mudah dalam mendeteksi error. Aplikasi ini sangat membantu dalam pembuatan surat, serta mencegah penomoran yang sama pada surat.
ANALISIS DAMPAK MASUKNYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU SIDRAP 70 MW TERKAIT KUALITAS ENERGI LISTRIK SISTEM SULSELBAR DAN KONTINUITAS PELAYANAN PADA KONDISI TEGANGAN DIP DENGAN PEMODELAN SIMULASI KOMPUTER RAIS, MUH; AMINUDDIN, ROSIHAN
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4889.773 KB) | DOI: 10.24252/instek.v5i1.11239

Abstract

Sistem tenaga listrik secara umum terdiri dari unit-unit pembangkit yang terhubung dengan saluran untuk melayani beban. Sistem tenaga listrik yang memiliki banyak mesin biasanya menyalurkan daya kebeban melalui saluran interkoneksi. Tujuan utama dari sistem saluran interkoneksi adalah untuk menjaga kontinuitas dan ketersediaan tenaga listrik terhadap kebutuhan beban yang terus meningkat. Semakin berkembang sistem tenaga listrik dapat mengakibatkan lemahnya performasi sistem ketika mengalami gangguan. Salah satu efek gangguan adalah osilasi elektromagnetik yang jika tidak diredam dengan baik maka sistem akan terganggu dan dapat keluar dari area kestabilannya sehingga mengakibatkan pengaruh yang lebih buruk seperti pemadaman total (black out). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak stabilitas frekuensi yang ditimbulkan masuknya PLTB Sidrap 70 MW dalam Interkoneksi Sistem Kelistrikan Sulselbar menggunakan pemodelan simulasi komputer dengan metode Algoritma Genetika sehingga didapatkan suatu pomedelan tentang bagaimana mengatasi studi stabilitas sistem kelistrikan yang ada di Interkoneksi Sistem Kelistrikan Sulselbar.Kata Kunci: Analisis, Frekuensi, Algoritma Genetika
ANALISIS PERBEDAAN IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) TERHADAP PENGEMBANGAN KETERAMPILAN ABAD 21 Rais, Muh; Purnamawati; Syahrul
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JRGI:Agustus-November
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v4i3.583

Abstract

Abstract. Significant changes in the world of work and rapid technological advances require vocational graduates to master 21st-century skills such as critical thinking, communication, collaboration, and creativity. The Independent Learning and Independent Campus (MBKM) program is a transformative innovation implemented across all vocational higher education institutions in Indonesia. This study aims to comprehensively analyze the differences in MBKM implementation in developing 21st-century skills across three strategic vocational disciplines: technology, health, and economics. The study method used was a systematic literature review of 30 recent journals and academic documents to examine the dynamics, strategies, challenges, and unique achievements of each field. The results show fundamental differences in the implementation of MBKM in each vocational study program based on curriculum characteristics, industry partnerships, and institutional responses to the unique needs of the Industrial Revolution 4.0 era. Contextual recommendations are proposed to optimize the acceleration of 21st-century competencies in vocational education in Indonesia. Keywords: MBKM; Vocational Education; 21st Century Skills; Industrial Revolution 4.0