Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENETAPAN KADAR NITRIT (NO2) PADA HASIL REBUSAN UBI JALAR DAN UBI TALAS BERDASARKAN VARIASI WAKTU SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Sari, Mesi Meida; Romsiah; Sari, Ema Ratna
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v6i2.78

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penetapan kadar nitrit (NO2) pada umbiumbian yaitu ubi jalar dan ubi talas. Ubi jalar dan ubi talas diperoleh dari kebun warga desa Lubuk Nipis, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Kandungan nitrit ditentukan dari hasil air rebusan sampel ubi jalar dan ubi talas dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai kandungan nitrit dari hasil air rebusan ubi jalar dan ubi talas dengan variasi waktu 10, 20, 30 dan 40 menit. Nilai kandungan nitrit pada air rebusan ubi jalar masingmasing diperoleh 0,27 mg/kg; 0,34 mg/kg; 0,36 mg/kg; dan 0,38 mg/kg dan untuk air rebusan ubi talas masing-masing diperoleh 0,32 mg/kg; 0,36 mg/kg; 0,88 mg/kg; dan 1,05 mg/kg. Dari hasil perebusan pada ubi jalar dan ubi talas masih aman sesuai dengan ketentuan ADI (Acceptable Daily Intake)/ jumlah asupan harian menurut WHO (World Health Organization).
FORMULASI SEDIAAN KRIM ASAM KOJAT DENGAN VARIASI ISOPROPIL MIRISTAT SEBAGAI ENHANCER DAN EVALUASI STABILITAS FISIKA WAKTU SEBENARNYA Nurleni, Novi; Erviana, Nur; Firdiawan, Arie; Sari, Ema Ratna
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v7i2.89

Abstract

Asam kojat merupakan salah satu senyawa yang dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase asam kojat juga sifatnya hidrofilik menjadikannya sulit untuk berpenetrasi ke dalam kulit sehingga membutuhkan suatu zat enhencer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah asam kojat dapat diformulasikan menjadi sediaan krim dan pengaruh penggunaan isopropil miristat sebagai enhancer. Krim dibuat dalam 3 formula yang memiliki variasi konsentrasi isopropil miristat 8%, 9%, dan 10%. Pengujian stabilitas fisika waktu sebenarnya yang diamati adalah perubahan organoleptis, homogentias, pH, dan viskositas yang diamati pada hari ke 0, 7, 14, 21 dan 28. Hari hasil analisa menunjukan formulasi krim asam kojat 9% merupakan formula terbaik dan stabil dibandingkan dengan formulasi lainnya.
FORMULASI SEDIAAN KRIM ASAM KOJAT DENGAN VARIASI ISOPROPIL MIRISTAT SEBAGAI ENHANCER DAN EVALUASI STABILITAS FISIKA WAKTU DIPERCEPAT DAN KIMIA Nurleni, Novi; Erviana, Nur; Firdiawan, Arie; Sari, Ema Ratna
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v8i2.106

Abstract

Asam kojat merupakan salah satu senyawa yang dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase asam kojat juga sifatnya hidrofilik menjadikannya sulit untuk berpenetrasi ke dalam kulit sehingga membutuhkan suatu zat enhencer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah asam kojat bisa diformulasikan menjadi sediaan krim dan pengaruh penggunaan isopropil miristat sebagai enhancer. Krim dibuat dalam 3 formula yang memiliki variasi konsentrasi isopropil miristat 8%, 9%, dan 10%. Pengujian stabilitas dipercepat menggunakan metode cycling test dan stabilitas kimia dengan pengukuran kadar untuk melihat manakah formulasi yang stabil. Hasil penelitian menunjukkan krim formula dengan kandungan isopropil miristat 9% merupakan formula terbaik dan stabil dibandingkan dengan formulasi lainnya.
AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI FRAKSI ETIL ASETAT BUAH TAKOKAK (Solanum torvum Swartz) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Erjon, Erjon; Febriyanti, Dita; Sriwijaya, Reza Agung; Sari, Ema Ratna; Lely, Nilda
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.692

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik, yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah melebihi nilai normal. Buah tokokak (Solanum torvum Swartz) dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antidiabetes dari fraksi etil asetat buah takokak pada mencit putih Jantan model diabetes. Dosis fraksi etil asetat buah takokak yang digunakan adalah 100, 200, dan 400 mg/kgbb. Sediaan uji diberikan dalam dosis tunggal selama 14 hari. Parameter pengukuran adalah presentase penurunan kadar gula darah dari mencit model diabetes. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat buah takokak dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgbb berpotensi sebagai antidiabetik. Peningkatan dosis pemberian fraksi etil asetat buah takokak berkorelasi positif yang sangat kuat terhadap peningkatan efek antidiabetes.