Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP SIKAP SOSIAL PADA MATA PELAJARAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TARAKAN Nurasiah, Nurasiah; Ibrahim, Ibrahim; Maradhy, Ermawaty
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.092 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran probing-prompting terhadap sikap sosial. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Desember  2015 di SMPN 2 Tarakan.  Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi siswa kelas VIII dan sampel sebanyak 2 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilai diri.  Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test  dan uji regresi linear sederhana dengan menggunakan sofiware SPSS 16 for Windows. Hasil uji-t sikap sosial diperoleh thitung 2,045  lebih besar dari  ttable (1,671). Hasil uji  regresi linear sederhana menunjukan bahwa aktivitas probing-prompting berpengaruh  positif terhadap sikap sosial siswa dengan kontribusi sebesar 12,0%.  Kata kunciProbing-Prompting, Sikap Sosial 
Tarakan City's Marine Potential As A Teaching Material For Marine Biology: A Systematic Literature Review Sam, Nur Fitriana; Nursia; Maradhy, Ermawaty; Munira
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.43369

Abstract

This is a Systematic Literature Review (SLR) research that aims to identify the marine potential of Tarakan City which can be used as teaching material in Marine Biology courses. Search using the Publish or Perish 8 application by analyzing articles indexed by Google Scholar and Crossref. After carrying out the process of identification, screening, eligibility, and inclusion, a total of 9 articles were obtained, consisting of 6 Google Scholar articles and 3 Crossref articles. The entire article was analyzed for its suitability with the material content in the marine biology semester learning plan (RPS). Findings of this study show that the marine biota of Tarakan City that can be used as teaching materials for marine biology are seaweed, Signus Jjavus fish, Harpadon nehereus, Ilisha elongate, Protista, and Mangroves Research locations at Amal Beach, Binalatung Beach, Mamburungan, Juata waters, Juata Laut waters, KKMB Tarakan City, and Sadau Island, Indonesia. These articles can be used as teaching material for marine biology regarding the geographical conditions of Indonesian seas, marine animals, marine plants, marine biogeochemical cycles, marine primary productivity, coastal biota, mangrove biota, and research methods for plankton, benthos, and nekton. This research contributes to the planning and preparing of marine biology learning resources based on local potential.
Analisis Kesesuaian Perairan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Berkelanjutan Mendukung Science Techno Park Di Kalimantan Utara Maradhy, Ermawaty; Nazriel, Rizal Syarief; Sutjahjo, Surjono Hadi; Rusli, Meika Syahbana; Widiatmaka, Widiatmaka; Sondita, M. Fedi Alfiadi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 11 No 3 (2021): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.11.3.490-503

Abstract

Produksi rumput laut kering Tarakan mengalami peningkatan sepanjang tahun 2012-2018 untuk budidaya Kappaphycus alvarezii dengan metode tanam rawai. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas perairan pesisir di sekitar Pulau Tarakan dan untuk mengetahui kesesuaiannya untuk budidaya rumput laut. Parameter lingkungan untuk menentukan kualitas air adalah klorofil-a, suhu air, salinitas, pH, DO, TDS, kekeruhan, nitrat, fosfat, kedalaman air, kecepatan arus, proteksi, lokasi penelitian dan jarak antar pemukiman. Penelitian dilakukan dengan pengukuran in-situ dan ex-situ berdasarkan APHA (2005) menggunakan multi parameter Horiba U51 juga, klorofil-a dianalisis menggunakan metode spektrofotometri, kadar nitrat dianalisis menggunakan SNI 06-6989.79-2011 sedangkan fosfat dianalisis menggunakan SNI 06-6989.31-2005. Kesesuaian perairan dibagi menjadi 4 kelas, S1 (sangat sesuai), S2 (sesuai), S3 (sesuai marginal), dan N (tidak sesuai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantai Tarakan memiliki 3 kategori yaitu menurut marginal (S3) 13,20%, Sesuai (S2) 86,50%, dan Sangat Sesuai (S1) 0,30%. Kondisi eksisting pesisir Pulau Tarakan mendukung sebagai areal budidaya rumput laut K. alvarezii dengan potensi lahan untuk dikembangkan seluas 33896.73 ha.