Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DASAR TAHSIN QUR’AN “MAKHARIJUL HURUF” Dermawan, Dermawan; Hajriani, Hajriani; Muhdariah, Muhdariah; Malinda, Serly; Asri, Risda; Langi, Nyeli Limbong; Agustina, Agustina; Munawwarah, Munawwarah; Zulmaizar, Muh Muzani
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i2.5098

Abstract

Membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar adalah suatu hal yang sangat penting bagi setiap muslim. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dengan  mengikuti pelatihan tahsin, khususnya makharijul huruf, dapat meningkatkan kualitas bacaan. Berdasarkan observasi di Desa Napo, banyak anak kesulitan membaca Al-Qur'an terutama melafalkan huruf hijaiyah. Hal tersebut karena kurangnya pemahaman makharijul huruf. Oleh karena itu, penting untuk diadakan pelatihan tahsin Qur'an dengan fokus pada makharijul huruf untuk anak-anak di Desa Napo. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, dilakukan analisis situasi dan penyusunan rencana kegiatan. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pemberian materi, dan praktik. Pada tahap evaluasi, dilakukan tes untuk mengetahui kemampuan peserta dalam melafalkan huruf hijaiyah sesuai dengan makharijulnya. Kegiatan pelatihan tahsin Qur'an diikuti oleh 34 anak-anak di Desa Napo. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat menyebutkan huruf hijaiyah dengan lebih baik dan benar sesuai dengan makharijulnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam melafalkan huruf hijaiyah. Pelatihan tahsin Qur'an dengan fokus pada makharijul huruf memperoleh respon positif dari peserta dan masyarakat dan mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap makharijul huruf
Analisis Klorin Sisa dalam Produksi Air Menggunakan Diagram Kontrol MEC dengan Fitur Respons Awal Cepat (FIR) Malinda, Serly
Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jika.v6i1.11687

Abstract

Problems: Residual chlorine is a crucial parameter in water production processes to ensure microbiological safety. However, conventional statistical process control charts often exhibit limited sensitivity to detecting small, early shifts, particularly during the initial monitoring (startup) phase. Excessive or insufficient residual chlorine levels may pose health risks and indicate instability in the production process, highlighting the need for more responsive monitoring tools. Purpose: This study aims to evaluate the performance of the Mixed EWMA–CUSUM (MEC) control chart integrated with Fast Initial Response (FIR) and Modified Fast Initial Response (MFIR) features in monitoring free residual chlorine levels in water production systems. Methodology: This study employs a quantitative analytical approach using secondary data obtained from a real water production process. The MEC control chart combines the strengths of EWMA and CUSUM to improve sensitivity to small shifts, while incorporating FIR and MFIR features to enhance early detection during the startup phase. Various parameter combinations are examined to assess detection behavior and control limit characteristics. Results/Findings: The results indicate that the MEC control chart with MFIR features provides earlier and more sensitive detection of potential process deviations compared to conventional approaches. In particular, the MFIR chart with parameters and produces narrower control limits during the initial phase and identifies three out-of-control observations. These findings demonstrate that integrating MFIR into the MEC framework enhances early-stage monitoring performance and offers practical benefits for residual chlorine surveillance in water production systems. Paper Type: quantitative analytical research