Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisa Pengaruh Penambahan Jumlah Kompor Terhadap Peningkatan Suhu Api Pada Pelelehan Kaca Zakaria, Tommy Fajar; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.162

Abstract

Kompor yaitu alat penghasil api yang digunakan untuk memanaskan suatu benda, pada penelitian ini untuk mengetahui mana yang paling efisien untuk meningkatkan suhu api pada proses pelelehan limbah kaca menggunakan 1,2,3 kompor. Dengan cara menyalakan kompor 1,2 & 3 lalu membandingkan suhunya tersebut. Metode yang di gunakan yatu eksperimen, yang dilakukan dengan menyalakan satu persatu kompor blower keong. Data dari hasil penelitian dianalisis melalui cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkannya lalu menentukan hasil eksperimen dan menentukan hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh. Pada pengujian alat kompor blower keong menggunakan plat besi yang dibakar kemudian dilakukan pengecekan suhunya melalui thermometer. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan suhu terhadap jumlah kompor 1, 2 & 3 yang dipakai pada uji coba tersebut. Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian ini yaitu dari data yang diperoleh menunjukkan perbedaan terhadap suhunya, maka untuk pelelehan limbah kaca menggunakan 1 kompor blower keong. Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah 1 kompor lebih efektif dari kompor 2 dan 3. Efektifitas terletak pada biaya bahan bakar lebih hemat . Pada penelitian ini peneliti mengambil judul analisa penambahan jumlah kompor terhadap peningkatan suhu api, karena peneliti ingin membuktikan bahwa penambahan kompor sangat berpengaruh pada pelelehan kaca.
Analisis Pengaruh Penambahan Katalis Feldspar 10 % dan 20 % dalam Proses Waktu Peleburan Limbah Kaca Prasetyo, Danang Bagus; Nadliroh, Kuni; Rohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.174

Abstract

Kaca merupakan salah satu benda yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Gelas, piring, lampu, dan jendela sekitar anda. Hampir sebagian besar benda-benda tersebut terbuat dari kaca. Adanya limbah kaca yang ditemukan dalam bentuk pecahan botol kaca, piring kaca, gelas kaca, pecahan kaca lembaran, dan sebagainya. Adanya Pengolahan limbah dapat dijadikan referensi untuk membantu pemerintah dalam mengurangi limbah kaca yang kurang diperhatikan. Feldspar merupakan sumber A12O3, yang merupakan bahan yang murni untuk bahan campuran peleburan kaca industri. Dalam proses pengolahan kaca dibutuhkan suhu yang sanggat tinggi yaitu sekitar 1200oC. Suhu yang sangat tinggi tersebut menjadikan proses pelelehan kaca jadi cukup sulit. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan mempercepat waktu pelelehan pada proses peleburan kaca. Cara yang bisa digunakan untuk mempercepat waktu pelelehan adalah dengan menggunakan bahan tambahan feldspar. Maka tujuan penelitian ini guna mengetahui kecepatan waktu proses pelelehan limbah kaca menggunakan prosentase feldspar 10% dan 20%. Secara biologis kaca tidak dapat diuraikan oleh tanah. Namun kaca bisa diolah kembali melalui proses pelelehan tapi membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga penambahan feldspar membantu peleburan dengan sangat baik.
Analisa Pengaruh Ketebalan Beton Terhadap Kemampuan Menahan Api Secara Langsung Majid, Achmad Dhohirul; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.188

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang memiliki tahan terhadap api dan mudah dipadatkan atau dibuat, selain itu beton juga dapat memenuhi kebutuhan baik segi kekuatan maupun dari segi dimensi panjang bentang yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tahan bahan yang ada pada beton dari ketebalan 5cm dan 10 cm yang akan dijadikan tungku peleburan limbah kaca, dengan cara memaparkan panas api dengan suhu tinggi terhadap beton tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada beton dengan ketebalan 5 cm dan 10cm. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada penelitian ini dimenggunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti ya itu beton, dan utuk pengukuran suhunya yang digunakan adalah termometer, kemudian dilakukan hasil mengontrol suhu dari pembakaran bahan di bagian luar bahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan daya tahan bahan beton dari ketebalan 5 cm dan 10cm, dengan melihat dari hasil penelitian dalam bentuk tabel.
Analisa Perbandingan Penggunaan Biosolar, Minyak Jelantah, dan Oli Bekas terhadap Kecepatan Peningkatan Suhu Api Puspitasari, Karisma; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan penggunaan bahan bakar dan manakah yang paling optimal antara biosolar, minyak jelantah, dan oli bekas terhadap kecepatan peningkatan suhu api. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada bahan bakar solar, minyak jelantah atau jelantah, dan oli bekas. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada pengujian ini digunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti, dan untuk pengukuran suhunya menggunakan termokopel, kemudian dilakukan hasil pengecekan suhu dari pembakaran bahan luar. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan kecepatan peningkatan suhu api yakni di peroleh hasil rerata bahan bakar minyak jelantah adalah 6.399.444 jadi lebih cepat meningkat suhunya dari pada oli bekas yang hasilnya 6.120.556 dan solar yang hasilnya 3.130.556. Dan selisih volume konsumsi ketiga bahan bakar tersebut bahan bakar minyak jelantah lebih boros yakni menghabiskan 4.515 ml selama 30 menit dibandingkan solar sebanyak 3.830 ml dan oli sebanyak 3.430 ml
Investigasi Pengaruh Bahan Bakar Cair Hasil Pirolisis Jenis Plastik PET Menggunakan Katalis Zeolit Terhadap Kerja Mesin Khumaini, Lucki M.; Nuryosuwito, Nuryosuwito; Rohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.191

Abstract

PET (PolyEthylene Terephthalate) memiliki titik cair atau lebur yang sangat tinggi. Botol air mineral, botol minuman bersoda, botol sampo, botol air kumur dan botol selai roti merupakan beberapa contoh jenis dan tipe plastik berjenis PET. Plastik PET memiliki titik leleh pada suhu 250°C – 260°C dan terdekomposisi pada suhu 480°C. Plastik PET dapat terdekomposisi menjadi fase gas, cair, dan padat. Katalis mempercepat reaksi kimia namun tetap tidak berubah menjelang akhir proses. natrium karbonat, natrium bikarbonat, natrium sulfat dan kalium sulfat digunakan sebagai katalis dalam reaksi glikolisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode eksperimental (Experimental Research) dengan variabel bebasnya adalah konsumsi bahan bakar terhadap kerja mesin. Metode ini dilaksanakan dengan pengujian untuk mengetahui seberapa besar perbandingan konsumsi bahan bakar PET dengan PET & katalis zeolit Penelitian ini diharapkan dapat memperoleh hasil bahan bakar baru yang lebih baik.
Pengaruh Penambahan Katalis Feldspar 5 % Terhadap Kecepatan Leleh Limbah Kaca Yani, Akhmad; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.192

Abstract

Kaca merupakan salah satu produk dari industri yang banyak dimanfaatkan sebagian orang untuk pembuatan perabotan rumah tangga, kaca rumah, industri mobil dan untuk keperluan sehari-hari. Dari hasil pengamatan dari 26 kota besar di Indonesia dapat menghasilkan 38.5 juta ton pertahunnya. Dari jumlah tersebut 0.7 juta ton sampah merupakan sampah kaca. Dari data tersebut diketahui bahwa pemanfaatan limbah kaca di Indonesia belum maksimal dilakukan, karena selama ini limbah kaca hanya digunakan sebagai bahan baku kerajinan tangan saja, tanpa diolah menjadi produk lainnya. Bahan yang terkandung dalam limbah kaca sendiri dipandang strategis dan memiliki potensi karena didominasi oleh bahan penyusunnya yaitu silica dengan komposisi lebih dari 60% serta memiliki sifat unggul berupa titik lebur yang tinggi.. Untuk itu perlu dilakukan pengolahan limbah agar lingkungan sekitarrnya tidak tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh kecepatan leleh kaca pada saat peleburan dan mengetahui kecepatan titik didih dalam kaca disaat ditambahi katalis feldspar. Bahan dasar dari peleburan limbah kaca menggunakan kaca tembus pandang dan katalis feldspar yang digunakan untuk bahan campuran pada saat peleburan limbah kaca berlangsung. Hasil dari penelitian ini adalah. peleburan limbah kaca yang menggunakan campuran katalis dapat meleleh sempurna dengan suhu 1248°C dalam waktu 20:08 detik. Sedangkan kaca yang dilebur tanpa katalis dapat meleleh sempurna pada suhu 1216°C dalam waktu 19:02 detik, sehingga dapat disimpulkan bahwa peleburan kaca dengan menggunakan katalis lebih maksimal dibandingkan tanpa katalis.
Rancang Bangun Alat Pelebur Limbah Kaca dengan Kapasitas 5 Liter Harianto, Wahyuda; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.193

Abstract

Permasalahan sampah kaca tidak terlepas dari permasalahan sampah secara keseluruhan. Karena kaca banyak digunakan industri atau perusahaan dalam pembuatan kebutuhan rumah seperti jendela dan hiasan manik- manaik lainnya, maka dari itu sampah kaca juga bertambah jumlahnya. Permasalahan tersebut meliputi aspek teknisoperasional, hukum, pendanaan, sosial, dan institusi atau manajemen. Contoh paling populer dari permasalahan tersebut antara lain semakin sulitnya mencari lahan untuk tempat pembuangan akhir (TPA) di daerah perkotaan dan mahalnya biaya transportasi sampah. Berdasarkan uraian di atas, penulis akan melakukan daur ulang limbah kaca menjadi manik – manik kaca dengan alat Rancang bangun alat pelebur limbah kaca dengan kapasitas 5 liter. Cara kerja alat pelebur limbah kaca kapasitas 5 liter ini menggunakan bahan bakar gas LPG 12 kg dan mennggunakan 2 kompor dengan pembakaran 1200o C dengan waktu 15 jam hingga kaca sampai mencair. Berdasarkan hasil perancangan yang telah di lakukan, alat pelebur limbah kaca kapasitas 5 liter. Spesifikasi alat sebagai berikut: kerangka mesin tinggi 71 cm, panjang 66 cm dan lebar 43 cm, dengan tungku dalam tinggi 250 mm, diameter 60 cm dan tungku luar tinggi 430 mm, diameter 940 mm, dengan ketebalan tungku 5 cm.
Pengaruh Ketebalan Keramik Alumina Terhadap Kemampuan Menahan Panas Secara Langsung Hariadi, Wahyudi; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tahan bahan yang ada pada keramik alumina dari ketebalan 2 dan 3cm dengan cara memaparkan panas api dengan suhu tinggi terhadap keramik alumina tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada keramik alumina dengan ketebalan 2 dan 3 cm. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada pengujian ini digunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti, dan untuk pengukuran suhunya menggunakan termometer, kemudian dilakukan hasil pengecekan suhu dari pembakaran bahan luar, dalam dan pembakaran tungku. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan